Payung Biru Jokowi Ternyata Bekas Punya SBY

Dheri Agriesta
14/12/2016 12:55
Payung Biru Jokowi Ternyata Bekas Punya SBY
(ANTARA)

MENTERI Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto tiba-tiba bicara fenomena kepemimpinan saat menjadi pembicara di acara DKPP Outlook 2017 di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta, Rabu (14/12). Ia percaya seorang pemimpin yang dipilih oleh rakyat dapat mewarnai komunitas mereka dan memberi pengaruh.

Ia berkaca dari tindakan Presiden Joko Widodo yang menjadi populer di masyarakat saat ia bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri Kabinet Kerja ikut salat Jumat berjamaah bersama massa aksi 2 Desember di Monas, beberapa waktu lalu.

Saat itu, Presiden Jokowi bersama rombongan berjalan kaki dari Istana Kepresidenan menggunakan payung berwarna biru karena hujan. Payung itu sontak menjadi viral. Banyak masyarakat yang ingin memiliki payung serupa, agar mirip seperti Presiden Jokowi.

Tetapi tahukah Anda kalau payung itu ternyata payung bekas presiden sebelumnya?

Wiranto bercerita, tak ada niat khusus Presiden mengenakan payung itu. Hujan yang turun deras membuat mantan Gubernur DKI Jakarta itu mencari payung yang tersedia di Istana Kepresidenan.

"Buru-buru cari payung, ketemunya itu, padahal itu payung biru bekas presiden sebelumnya, Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)," kata Wiranto sembari tertawa.

Tak cuma payung, saat muncul dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan setelah aksi 4 November 2016, pakaian yang dikenakan Jokowi juga jadi perbincangan. Saat itu, jokowi mengenakan bomber jaket produk dari merek kenamaan.

Jaket itu pun jadi perbincangan publik dan diburu. Sampai, beberapa outlet produk itu mengaku kewalahan karena jaket yang dipakai Jokowi habis dalam waktu singkat.

"Sampai teman saya belinya di Malaysia, biar seperti Presiden Jokowi katanya," tambah Wiranto.

Wiranto melihat, fenomena ini menjadi bukti bagaimana seorang pemimpin menjadi panutan bagi masyarakat. Masyarakat, akan mengikuti apa yang dikenakan dan dipakai teladan mereka meski tak tahu asal-usulnya.

"Pemimpin itu memang selalu menjadi orang yang diikuti, panutan," kata Wiranto. (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya