Menkeu: Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh Diakomodasi di APBN 2017

Agus Utantoro
14/12/2016 11:53
Menkeu: Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh Diakomodasi di APBN 2017
(Warga melintas di depan masjid Baitul Muttaqin yang ambruk akibat gempa bumi 6,5 SR di pedalaman Desa Cubo, Pante Raya, Pidie Jaya, Aceh---ANTARA/Ramad)

MENTERI Keuangan Sri Sulyani Indrawati mengatakan, pemerintah saat ini sedang melakukan pendataan yang lebih rinci terkait kerusakan akibat gempa yang melanda Pidie Jaya, Aceh, beberapa waktu lalu.

Seusai membuka pertemuan IDA (International Development Association) di Yogyakarta, Menteri Keuangan mengemukakan, sebelumnya pemerintah juga sudah mengucurkan dana tambahan sebesar Rp250 miliar untuk BNPB.

“Pemerintah juga akan melakukan identifikasi terhadap rumah, bangunan yang rusak,” katanya. Ia menambahkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi rumah rusak pemerintah akan memberikan bantuan dana.

Ia menyebutkan rumah rusak berat akan mendapat bantuan rehabilitasi/rekonstruksi sebesar Rp40 juga, rumah rusak sedang Rp25 juta dan rusak ringan Rp15 juta.

“Kami akan melalukan tetapi melalui identifikasi dan kemudian baru proses pemberian bantuannya seperti yang pernah dilakukan di Yogyakarta,” katanya.

Selain itu, lanjutnya pemerintah juga akan melakuykan identifikasi bangunan-bangunan lainnya seperti rumah ibadah, rumah sakit, infrastruktur, sekolah dan lainnya yang mengalami kerusakan.

“Nanti kita lihat kebutuhan yang diperlukan,” katanya.

Sri Mulyani menambahkan, dana-dana untuk rehabilitasi dan rekonstruksi itu diharapkan dapat diakomodasi pada APBN 2017 meski sudah mepet waktu. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya