Seorang Nenek Tewas Dibacok Gara-Gara Isu Santet

Abdus Syukur
09/12/2016 16:35
Seorang Nenek Tewas Dibacok Gara-Gara Isu Santet
(Ilustrasi)

GARA-gara isu santet, tiga wanita di Desa Randuati, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, tawuran hingga seorang di antaranya tewas, Jumat (9/12).

Korban tewas adalah Siyama, nenek berusia 60 tahun yang mengalami luka bacokan celurit di punggungnya.

Peristiwa itu bermula dari menyebarnya isu santet, sehubungan dengan sakitnya Sunali, 45, suami Ulfiah. Berhembus gosip, sakit yang diderita Sunali karena disantet oleh Siyama.

Mendengar isu yang berhembus itu, Siyama yang pulang dari mencari rumput langsung mendatangi rumah pasangan suami istri Sunali dan Ulfiah itu.

Menurut Mukmin, saksi mata, sempat terjadi adu mulut antara Siyama dan Ulfiah. Sejurus kemudian, keduanya pun berkelahi fisik, bahkan Siyama sempat melukai Ulfiah dengan arit yang digunakannya untuk mencari rumput.

"Saat terjadi perkelahian itu, tiba-tiba muncul Faizah yang melihat saudaranya (Ulfiah) terluka. Tanpa banyak omong, dia langsung melukai punggung Siyama, hingga luka parah," ujar Mukmin.

Warga segera berdatangan dan melaporkannya ke polisi. Selanjutnya Siyama dan Ulfiah langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Karena luka yang dialami Siyama cukup parah, ia akhirnya tewas saat dirawat di RS dr R Soedarsono, Kota Pasuruan.

Pihak kepolisian hingga saat ini masih tengah menangani tawuran ketiga wanita yang mengakibatkan tewasnya nenek Siyama tersebut. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya