Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH program pemutihan, mulai Senin (14/7) hingga Minggu (27/7) secara serentak kepolisian di Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2025 dengan sasaran selain kelengkapan kendaraan, potensi gangguan menimbulkan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Pemantauan Media Indonesia Minggu (13/7) sejumlah Polres di jajaran Polda Jawa Tengah telah Latihan Praoperasi (Latpra Ops) sebagai persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025 yang akan dimulai pada Senin (14/7) hingga Minggu (27/7) secara serentak di seluruh daerah.
Operasi Patuh Candi 2025 di Jawa Tengah tersebut akan mengerahkan 2.480 personel terdiri atas 240 personel dari tingkat Polda dan 2.240 personel dari jajaran Polres bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan serta ketertiban dalam berlalulintas.
"Kita telah menggelar latihan praoperasi sebagai persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025, sehingga mulai besok Senin (14/7) operasi lalulintas telah siap digelar," kata Kepala Polres Jepara Ajun Komisaris Besar Erick Budi Santoso.
Hal serupa juga diungkapkan Wakil Kepala Polres Demak Komisaris Hendrie Suryo Liquisasono bahwa latihan praoperasi tersebut melibatkan seluruh anggota yang akan terlibat dalam Operasi Patuh Candi 2025. "Setiap Satuan Tugas (Satgas) memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai Tupoksi masing-masing," tambahnya.
Kepala Biro (Karo) Ops Polda Jawa Tengah Kombes Basya Radyananda mengatakan Operasi Patuh Candi 2025 akan berlangsung selama 14 hari tersebut merupakan operasi kewilayahan dengan sasaran mencakup seluruh daerah hukum Polda Jawa Tengah yang akan melibatkan. 2.480 personel terdiri dari 240 personel dari tingkat Polda dan 2.240 personel dari jajaran Polres.
“Operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas,” ujar Basya Radyananda.
Sasaran kegiatan operasi, menurut Basya Radyananda, meliputi potensi gangguan yang dapat menimbulkan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalulintas seperti pengemudi tanpa SIM, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, mengemudi sambil bermain HP dan pelanggaran rambu lalu lintas.
"Operasi ini adalah perwujudan bahwa Polri harus senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat. Jangan pernah lelah mengabdikan diri untuk masyarakat. Polri harus senantiasa hadir untuk melindungi dan melayani," ujarnya.
Sementara itu Direktur Lalulintas Polda Jawa Tengah Kombes Pratama Adhyasastra mengungkapkan target kegiatan operasi adalah menurunkan jumlah kejadian dan fatalitas korban laka lantas di jalur tol, arteri dan tempat wisata, karena keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada soliditas dan kesungguhan seluruh personel dalam bertugas.
“Kegiatan preventif seperti penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat juga menjadi prioritas. Penegakan hukum dilakukan secara profesional, dengan mengedepankan penggunaan Tilang Elektronik (Etle), ” tambahnya.
Fenomena ini mencerminkan kuatnya kesadaran kolektif dan sinergi antara masyarakat dan Polri dalam menciptakan ketertiban di jalan.
Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, guna menekan angka kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya.
Operasi ini merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+7 Idulfitri 1447H/2026 atau Sabtu, 28 Maret 2026 mencapai 212.138 kendaraan.
Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi 28-29 Maret. Pemerintah imbau masyarakat hindari tanggal tersebut dan manfaatkan diskon tol 30%.
Polres Garut mengamankan mobil ambulans yang ugal-ugalan dan hampir menabrak anggota Polisi di jalan Lewo, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.
Adapun rinciannya antara lain, lalu lintas di Gerbang Tol Cengkareng menuju Bandara Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 685.453 kendaraan atau naik 3,25% dibandingkan tahun lalu.
Dalam teori lalu lintas, gerbang tol merupakan "bottleneck" atau titik penyempitan kapasitas akibat kendaraan harus melambat bahkan berhenti.
Jalur Puncak terpantau lancar pada H-7 Lebaran 2026 dengan volume 1.100 kendaraan/jam. Simak 6 titik rawan macet saat jam ngabuburit sore ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved