Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sumsel Herman Deru melakukan penyalaan sambungan listrik untuk lima desa di Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (15/4) siang.
Herman mengatakan pengelolaan listrik di lima desa itu dialihkan dari PT. Muba Elektrik Power (MEP) ke PT PLN. Menurut Herman, masyarakat harus berterima kasih kepada MEP yang menyediakan listrik saat PLN belum dapat menjangkau beberapa kawasan saat itu. Sementara itu untuk menggunakan genset, masyarakat terkendala biaya yang mahal.
"Dulu waktu saya jadi Bupati OKU Timur sama dengan Muba. Bedanya Muba bekerja sama dengan PT. MEP waktu itu di OKU Timur kita kerja sama dengan koperasi energi (Kopeg) yang lebih sederhana. Kemudian saat pemerintah pusat mengeluarkan program sejuta sambungan listrik, waktu itu segera saya alihkan semua ke PLN sasaran yang hampir sama 50.000-an," kata Herman, melalui keterangannya, Rabu (16/4).
Maka dari itu, Herman mengatakan pada periode pertama, ia bergerak cepat bersama Pj Bupati saat itu Apriyadi dan DPRD Muba mengubah listrik curah yang dikelola PT. MEP ke PLN.
"Ini penegasan baru dengan limit terakhir untuk Serah Terima Operasi (STO) dari PT. MEP ke PLN paling lambat 17 April," jelas Herman.
Dengan pengalihan ini, diharapkan masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat terutama nilai tagihan yang turun sehingga selisih pendapatan warga itu dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lainnya, seperti kebutuhan rumah tangga maupun pendidikan sekolah anak.
Tak hanya di lima desa ini saja, nantinya secara bertahap pengalihan listrik ini jika dilakukan di 7 Kecamatan dengan Muba yang mencapai 54.000 sasaran.
"Harapan Saya dengan adanya peralihan dari PT. MEP ke PLN harus kita ambil hikmahnya agar produktivitas masyarakat meningkat. Seperti pedagang es sekarang lemari es nya bisa bikin es lebih banyak. Penjahit bisa lebih banyak produksi," ujarnya.
Sementara itu General Manager PT. PLN Unit Induk Distribusi S2JB, Adhi Herlambang mengatakan peresmian penyalaan listrik di lima Desa di Kecamatan Keluang ini merupakan agenda yang sangat ditunggu masyarakat karena pengalihan pengelolaan listrik ini telah diperjuangkan sejak lama.
"Kita bersyukur sekali berkat dukungan Pak Gubernur, Bupati pengalihan ini dapat dilakukan," ujar Adhi.
Menurutnya listrik bukan hanya sekedar pemenuhan kebutuhan dasar untuk penerangan. Lebih dari itu, listrik juga sangat berperan dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Setelah diambil alih PLN diharapkan listrik di Muba semakin andal dan dapat meningkatkan investasi di Sumsel.
"Kami sangat mengapresiasi karena Pak Gubernur telah mendukung proses peralihan. Ini menjadi starting point kita agar seluruh pelanggan MEP menjadi pelanggan PLN," jelasnya.
"Harapannya seminggu ke depan seluruh masyarakat di 5 desa ini sudah beralih ke layanan listrik PLN. Kini tahap pertama, sesuai kesepakatan PLN dengan Pemkab Muba kami akan perbaikan revitalisasi jaringan listrik di Muba," paparnya. (M-3)
Prestasi ini mencerminkan pengakuan pada kapabilitas perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang berfokus pada keselamatan (safety) dan keandalan (reliability) sistem kelistrikan.
BBM masih menyumbang sekitar 30% dalam bauran energi nasional, sehingga sangat rentan terhadap gejolak geopolitik dan fluktuasi harga dunia.
Begitu juga yang lainnya, seperti konversi sepeda motor, baik menuju bahan bakar gas, khususnya CNG atau pun listrik.
Fokus utama pemerintah adalah mengubah tumpukan sampah yang selama ini menjadi beban lingkungan menjadi sumber energi alternatif, khususnya listrik.
PLN telah menyediakan 4.769 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 3.078 titik di seluruh Indonesia.
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, PLN memastikan kesiapan pasokan listrik di berbagai objek vital.
BNPB mengerahkan 17 unit Starlink beserta genset untuk memperkuat komunikasi darurat di wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatra Utara
Senja di Pulau Samalona, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, biasanya diiringi deru genset yang mengganggu kedamaian. Tapi, pada Jumat (24/10) itu, suasana berbeda.
Syaugi menjelaskan keterlambatan penerbangan disebabkan oleh proses transisi dari sumber listrik PLN ke genset.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved