Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG anak perempuan berusia 5 tahun di Kabupaten Garut, Jawa Barat diduga menjadi korban pencabulan dilakukan oleh ayah, kakek dan pamannya. Pencabulan tersebut, terungkap setelah tetangga rumahnya melihat kondisi celana dalam korban yang berdarah.
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto mengatakan pencabulan yang dilakukan oleh tiga orang terduga pelaku terhadap anak perempuan 5 tahun di Garut menjadi atensi KPAID Jawa Barat. Anak perempuan tersebut diduga dicabuli oleh ayah, kakek, dan pamannya meskipun sekarang masih menunggu hasil visum di rumah sakit.
"Kami akan mendalami berkaitan dengan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh sedarah daging yakni ayah kandung, kakek dan pamannya. Karena, perbuatan pencabulan yang dilakukan oleh terduga pelaku ini menjadi atensi KPAI Jawa Barat dan kami akan melakukan komunikasi terutama penyidik Polres Garut," katanya, Kamis (10/4).
Ato mengatakan, bermula dari tetangga yang menanyakan pada korban dan menyatakan ada sesuatu masuk ke area alat kelamin hingga korban dibawa ke Puskesmas Cipanas. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan menyarankan supaya korban dibawa ke Rumah Sakit untuk visum dan selama itu korban memperlihatkan perbuatan yang dilakukan 3 orang laki-laki tersebut.
"Kami akan berupaya mendamping anak perempuan 5 tahun dan mendalami atas dugaan pencabulan dilakukan sedarah daging yang tidak lain ayah kandungnya, kakek dan pamannya. KPAID akan melakukan koordinasi dengan penyidik Satreskrim dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Joko Prihatin mengatakan tetangga korban langsung memberitahukan kepada aparat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa atas kejadian tersebut.
"Kami sudah menahan 3 terduga pelaku berinisial ES, 57,(kakek), YMU, 31,(paman) dan YMA, 25, (ayah), termasuknya mereka masih dalam pemeriksaan dan semuanya belum ditetapkan tersangka karena masih menunggu hasil visum yang dilakukannya di rumah sakit. Karena, 3 orang terduga yang ditahan setelah ibu kandung korban resmi melaporkannya," paparnya. (H-4)
Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Mario Dandy Satrio dalam kasus pencabulan anak di bawah umur, AG, yang merupakan mantan kekasihnya.
Dokter kandungan spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG),M Syafril Firdaus atau MSF alias Iril, 33, tersangka pencabulan di klinik Garut divonis 5 tahun penjara
Kasus pencabulan anak di Jakarta Selatan menjadi sorotan publik. Berikut adalah 5 fakta penting yang perlu diketahui, termasuk kronologi, bukti, dan penanganan korban.
Selain pencabulan terhadap siswa santri yang kini dilaporkan ke kepolisian, upaya penculikan terhadap siswi di sebuah sekolah perlu diwaspadai.
KEJAKSAAN Negeri Jakarta Selatan menyatakan bahwa berkas perkara dugaan pencabulan dan aborsi yang menyeret Selebgram Vadel Badjideh dinyatakan lengkap atau P21.
KPAID akan berupaya melakukan trauma healing pada korban dan keluarga termasuk pendampingan selama proses hukum berjalan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
POLSEK Cibatu Polres Garut mengamankan dua orang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) asal Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena kedapatan menjual miras oplosan
Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank BJB sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan syiar keagamaan.
ANGGOTA Satuan Reserse Kriminal Polres Garut berhasil menangkap seorang terduga pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.
Pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman agar ratusan jemaat dapat berdoa secara khusyuk
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved