Siklon Sean Menjauh dari Perairan Indonesia

Palce Amalo
22/1/2025 16:14
Siklon Sean Menjauh dari Perairan Indonesia
Ilustrasi(Dok BMKG)

SIKLON Sean yang tumbuh sejak Minggu (19/1) di Samudra Hindia sebelah barat Australia atau sekitar 1.190 kilometer sebelah selatan-barat daya Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, telah bergeser menjauh dari wilayah Indonesia.

"Siklon Tropis SEAN terpantau di wilayah Samudra Hindia Barat Australia diperkirakan bergerak ke arah Barat Daya menjauhi wilayah Indonesia dan tidak memberikan dampak tidak langsung terhadap wilayah NTT," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenote'k, Rabu (22/1).

Namun, mulai 22-24 Januari, wilayah NTT masih diguyur hujan berdurasi sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.

Kondisi itu disebabkan aktifnya Monsun Asia, fenomena La Nina lemah serta aktifnya gelombang Equatorial Rossby. 

Selain itu, adanya sirkulasi siklonik di Laut Sawu menyebabkan belokan angin dan pertemuan massa udara di wilayah NTT yang mendukung potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah NTT.

"Fenomena-fenomena atmosfer ini yang saat ini aktif di wilayah NTT sehingga meningkatkan curah hujan dengan intensitas sedang - lebat disertai kilat/petir dan bisa disertai angin kencang berdurasi singkat," jelasnya.

Untuk itu, masyarakat diminta tetap mewaspadai potensi dampak hujan dan angin kencang tersebut, karena dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Sti juga mengingatkan tentang potensi banjir lahar akibat letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores timur. "Waspada potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sekitar wilayah Kecamatan Wulanggitang dan Ile Mbura," ujarnya. (PO/J-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya