Terombang-ambing Gelombang Tinggi Tiga Nelayan Diselamatkan Tim SAR di Jepara

Akhmad Safuan
08/1/2025 23:28
Terombang-ambing Gelombang Tinggi Tiga Nelayan Diselamatkan Tim SAR di Jepara
Evakuasi nelayan asal Tegal di Perairan Jepara, Jawa Tengah.(MI/Akhmad Safuan)

Tiga nelayan asal Tegal, Jawa Tengah, berhasil diselamatkan tim Search and Rescue (SAR) gabungan Jepara setelah mengalami mati mesin dan diombang-ambingkan gelombang tinggi setinggi 2,5 meter di Perairan Jepara. Ketiganya kemudian dievakuasi ke pantai dan diserahkan ke pemilik kapal.

Pemantauan Media Indonesia Rabu (8/1), tim SAR gabungan terdiri dari BPBD Kabupaten Jepara, Basarnas, Polsek Keling, PMI Jepara dan relawan membawa perahu karet merapat di Pantai Beringin, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara setelah mendapat informasi ada perahu nelayan terombang-ambing gelombang akibat mengalami mati mesin.

Setelah berkoordinasi, satu regu tim SAR gabungan langsung bergerak menuju ke titik sasaran yakni perahu yang terus terpelanting dipermainkan gelombang. Beberapa jam jam kemudian akhirnya tim dapat mendekati perahu tersebut dan menarik ke pantai. "Ada tiga nelayan di dalam perahu tersebut dan mereka semua selamat meskipun kondisi lemas," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto.

Menurut Arwin Noor Isdiyanto, ketiga nelayan terdiri dari Sakmari,44, (nahkoda) bersama dua anak buah kapal (ABK) Jamal,37, dan Duropik,35. Setelah berhasil diselamatkan dari gulungan ombak yang terus menghantam perahu ikan tersebut mereka kemudian diserahkan kepada pemilik perahu bernama Donald di Dukuh Bayuran, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara.

Peristiwa penyelamatan tiga nelayan itu, ungkap Arwin, berawal ketika ketiga nelayan yang merupakan warga Jatimulyo, Kecamatan Surodadi, Kabupaten Tegal, pada Selasa (7/1) sekitar pukul 15.00 WIB mulai berlayar dari Pelabuhan Tegal menuju ke Pantai Bringin, Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling Kabupaten Jepara.

Namun saat mendekati pantai, lanjut Arwin Noor Isdiyanto, mengalami mati mesin hingga perahu tidak dapat dikendalikan terombang-ambing gelombang yang mencapai 2,5 meter. Mereka menghubungi pemilik kapal dan kemudian dilanjutkan ke tim SAR gabungan di Jepara. "Kami langsung bergerak setelah mendapat informasi itu," imbuhnya.

Pada awalnya regu penyelamat mengalami kesulitan karena gelombang cukup besar. Namun setelah berjuang cukup lana akhirnya tim dapat mendekati perahu dan menarik ke pantai hingga ketiga nelayan di dalamnya berhasil diselamatkan. (N-2)

 

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya