Jombang Pasang Alat Deteksi Banjir dan Longsor

Edy Saputra
04/10/2016 14:47
Jombang Pasang Alat Deteksi Banjir dan Longsor
(ANTARA)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, memasang alat pendeteksi banjir dan tanah longsor. Langkah itu sebagai antisipasi meningkatnya potensi bencana alam terutama curah hujan yang tinggi mulai Oktober tahun ini.

Kepala BPBD Jombang Nur Huda mengatakan, dua alat deteksi banjir diletakkan di Dam Sungai Ngrimbi, Kecamatan Bareng dan Sungai Rejoagung, Kecamatan Ngoro. Sedangkan alat deteksi longsor ditempatkan di kawasan perbukitan Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam.

"Tiga alat tersebut tersambung dengan pusat pemantauan bencana di Kantor BPBD. Ketika kondisi darurat, semisal debit air di atas ambang batas, maka alat tersebut secara otomatis mengirim pesan," ujar Nur Huda, Selasa (4/10).

Nur Huda menyebut jika terjadi pergerakan tanah di kawasan Jarak, Wonosalam, alat deteksi longsor juga akan langsung mengirimkan sinyal. Dengan begitu potensi banjir besar maupun longsor bisa diketahui lebih dini.

Efektivitas alat deteksi tersebut pernah diujicobakan saat menjelang terjadi banjir bandang yang pernah menghamtam Kecamatan Mojoagung, beberapa waktu lalu. (X-12).



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya