Rusun untuk Korban Banjir Garut Segera Ditender

Dero Iqbal Mahendra
29/9/2016 19:45
Rusun untuk Korban Banjir Garut Segera Ditender
(ANTARA/Wahyu Putro A)

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan pihaknya akan segera melakukan proses tender untuk pembangunan rusun bagi korban banjir di Garut. Targetnya awal 2017 proses pembangunannya sudah dapat berjalan.

"Kita akan masukkan tender ini ke tender dini, Oktober tahun ini. anggarannya akan masuk di anggaran 2017 nanti. Towernya nantinya akan sekitar 5 lantai," terang Basuki saat ditemui dalam kunjungan lapangan ke lokasi pengungsian di Garut, Jawa Barat, Kamis (29/9).

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo memang menginstruksikan Kementerian PUPR untuk segera membangun dua tower rumah susun bagi korban banjir bandang di Garut.

"Saya putuskan dan instruksikan segera dibangun secepat-cepatnya dua tower (rusun) yang nantinya untuk ditempati masyarakat (korban banjir Garut). Begitu pula yang di Sumedang," tegas Presiden.

Menurut Basuki jika melihat dari data yang ada, saat ini terdapat 168 kepala keluarga (KK) yang terkena dampak banjir secara langsung. Diperkirakan akan dibutuhkan tambahan 2-3 tower rusun dari dua rusun yang saat ini sudah terisi untuk menampung para korban banjir.

Meski begitu untuk kepastian lokasinya sendiri Basuki masih menunggu dari keputusan Bupati Garut yang akan menentukan lokasi pasti yang akan dibangun rusun tersebut. Diantaranya Blok Margawati, Blok Cimurah, Blok Kopi Lombong, Blok Sayang Kaak, dan Blok Cileutik.

Untuk waktu pembangunan, Basuki memperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Dengan demikian, jika proses pembangunannya sudah bisa dimulai awal 2017, pembangunan diharapkan dapat selesai pada kuartal ketiga tahun depan. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya