Rumah Singgah Alfamart-Alfamidi Ketiga Diresmikan di Semarang

26/9/2016 20:10
Rumah Singgah Alfamart-Alfamidi Ketiga Diresmikan di Semarang
(Ist)

WALI Kota Semarang Hendrar Prihadi meresmikan Rumah Singgah Alfamart Alfamidi yang diperuntukkan bagi anak-anak penderita kanker dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan sedang menjalani pengobatan rawat inap maupun rawat jalan di Semarang.

"Kepedulian yang ditunjukkan pelaku usaha dalam membantu pemerintah membangun fasilitas publik yang bermanfaat bagi banyak pihak, patut diteladani dan diapresiasi,” ujar Hendi, sapaan akrab wali kota dalam sambutannya, Senin (26/9).

Ia juga memotivasi anak-anak penderita kanker beserta keluarga yang mendampinginya agar tetap semangat melawan penyakit. "Saya percaya anak-anak di sini adalah anak-anak yang tangguh. Semoga ke depan, mereka bisa menjadi pribadi hebat dan menginspirasi banyak orang."

Dalam kesempatan itu, GM Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Nur Rachman menjelaskan, Rumah Singgah di Semarang itu merupakan yang ketiga dibangun setelah di Makassar dan Pekanbaru.

"Lokasi pembangunannya dipilih berdasarkan ketersediaan rumah sakit yang memiliki dokter spesialis kanker pada anak di daerah tersebut. Pembangunan rencananya akan dilanjutkan ke Jawa Timur, yakni di Kota Malang," terangnya.

Menurut Nur Rachman, pembangunan Rumah Singgah yang dilengkapi berbagai sarana dan prasarana mulai dari tempat tidur, lemari, televisi, perlengkapan masak, serta tenaga pengajar dan tenaga pengurus harian ini, terwujud berkat partisipasi masyarakat luas.

"Pembangunan ketiga Rumah Singgah tersebut, merupakan hasil penggalangan donasi konsumen Alfamart Alfamidi selama periode 1-31 Januari 2015 yang terhimpun sebanyak Rp2,39 miliar. Dalam penyaluran dan pengelolaannya, perusahaan bekerja sama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI),” papar Nur.

Ketua YKAKI, Ira Soelistyo menambahkan, selain menyediakan tempat yang nyaman, Rumah Singgah Alfamart Alfamidi dibuat agar memiliki suasana kekeluargaan yang penuh keceriaan.

“Meskipun mereka sakit, kami berupaya agar semangat anak-anak tidak menurun. Untuk itu, selain memperhatikan asupan nutrisi, kami juga memperhatikan kebutuhan bermain dan belajar anak-anak selayaknya usia mereka,” terangnya.

Kepedulian perusahaan swasta dalam membantu meringankan beban biaya yang ditanggung selama masa pengobatan, lanjut Ira, masih sangat dibutuhkan di berbagai daerah di Tanah Air, termasuk di Semarang.

“Sejak dibuka tiga bulan lalu, sudah ada 10 anak penderita kanker beserta keluarganya yang tinggal di sini. Mereka datang dari berbagai daerah untuk menjalani terapi pengobatan di RS Kariadi yang lokasinya tak jauh dari sini,” tutup Ira. (RO/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya