Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN berdampak pada puluhan ribu jiwa di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Masa tanggap darurat bencana kekeringan di Kabupaten Cirebon akan berakhir 31 Oktober 2023.
Sub Koordinator Kebencanaan Ahli Muda BPBD Kabupaten Cirebon, Juwanda, menjelaskan hingga Selasa (10/11) warga yang terdampak kekeringan dan mengalami krisis air bersih tercatat sebanyak 67.263 jiwa atau 20.230 keluarga. "Mereka tersebar di 21 desa dari 12 kecamatan di Kabupaten Cirebon," tutur Juwanda, Rabu (11/10).
Kecamatan itu ialah Gempol, Sedong, Gegesik, Dukuhpuntang, Mundu, Panguragan, Kapetakan, Klangenan, Talun, Karangwareng, Palimanan, dan Ciwaringin. Jumlah warga yang terdampak kekeringan bulan ini, menurut Juwanda, bertambah dibandingkan bulan lalu. Bulan lalu ada sekitar 50 ribu jiwa yang terdampak kekeringan di Kabupaten Cirebon.
Baca juga: Kemarau Berlanjut, Awal Musim Hujan di Jawa Barat Mundur
Pihaknya, lanjut Juwanda, bersama dengan instansi terkait lain bersama-sama menyalurkan air bersih untuk warga. Hingga kini sebanyak 74 tangki atau 296 ribu liter air bersih yang sudah didistribusikan kepada warga. "Satu tangki isinya 4 ribu liter," tutur Juwanda.
Pihaknya akan menghentikan penyaluran bantuan air bersih untuk masyarakat. Penghentian distribusi tersebut karena masa tanggap darurat bencana kekeringan ditetapkan berakhir pada 31 Oktober 2023. Namun jika kondisi di lapangan terkait cuaca di Kabupaten Cirebon dan masyarakat masih membutuhkan air bersih, tanggap darurat bisa diperpanjang.
Baca juga: Ribuan Hektare Sawah di Delapan Kecamatan Kabupaten Seluma Kekeringan
Juwanda juga berharap menjelang berakhirnya masa tanggap darurat tersebut, musim penghujan sudah tiba di Kabupaten Cirebon. Hujan pendahuluan berupa hujan ringan sudah terjadi pada Sabtu (7/11) di sejumlah daerah, seperti Kecamatan Klangenan, Jamblang, Gegesik, Gunungjati, dan Arjawinangun. (Z-2)
Capaian tersebut masih dalam kategori normal karena pada awal tahun mayoritas perangkat daerah masih berada dalam tahap proses pengadaan barang dan jasa
Pementasan rampak tari Topeng Samba yang diikuti 500 penari topeng tersebut digelar dalam rangka memeriahkan tradisi Mapagsri menyambut musim panen padi.
Perbaikan jalan merupakan bagian dari pemeliharaan rutin bidang Bina Marga.
Dari hasil sementara, penyebab banjir antara lain pendangkalan sungai dan sampah.
Pergerakan tanah dipicu aliran air sungai yang mengikis tebing. Ditambah kondisi tanah yang memang labil
Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang rentan diterjang bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini. Baik itu bencana banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem dan lainnya.
BPBD menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan hingga kesiapan distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak.
BUPATI Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghadapi ancaman Super El Nino tahun 2026.
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang mulai melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau, khususnya terkait dampaknya pada sektor pertanian.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
KEJADIAN bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka mulai berkurang.
KABUPATEN Indramayu diprakiran memasuki musim kemarau mulai akhir April 2026 ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved