Harga Gula Pasir masih Mahal

(LD/TS/RS/N-3)
17/5/2016 00:00
Harga Gula Pasir masih Mahal
(FOTO ANTARA/M Agung Rajasa)

Harga gula di pasaran masih tetap Rp16 ribu per kg setelah mengalami penaikan secara bertahap mulai Rp12 ribu per kg. Darsiti, 45, pedagang gula pasir di Pasar Manis, Purwokerto, Jawa Tengah, menjelaskan harga gula hingga kini belum juga turun. "Sampai sekarang masih bertahan pada Rp16 ribu per kg. Padahal, sebelumnya, harga gula pasir Rp12 ribu per kg. Saya tidak tahu apa penyebabnya," terang Darsiti, Senin (16/5). Hal sama juga terjadi di Kabupaten Temanggung. Harga gula pasir di tingkat eceran dijual Rp16 ribu per kg, sedangkan gula aren dijual dengan harga Rp20 ribu per kg. "Memang harga gula naik terus. Awalnya Rp12 ribu kemudian jadi Rp13 ribu per kg. Kemudian naik lagi jadi Rp14 ribu, sehari kemudian Rp15 ribu per kg. Sekarang jadi Rp16 ribu per kg," ujar Suprapti, 50, pedagang gula di Kecamatan Temanggung. Harga gula aren mengalami penaikan cukup drastis dari Rp12 ribu per kg menjadi Rp20 ribu per kg. Tingginya harga gula menyebabkan para pedagang tidak mau membeli gula dalam jumlah besar. Pada umumnya para pedagang membeli gula dari distributor 100 kg. Kini dengan naiknya harga gula, para pedagang cukup membeli 50 kg karena khawatir harga tiba-tiba anjlok, sedangkan stok gula harga lama masih banyak. Sujud, 50, pedagang gula di Pasar Kliwon Temanggung, menjelaskan ada kabar distributor akan menurunkan harga gula pasir.

"Namun, sampai sekarang belum juga turun," ujarnya. Dari Bali, untuk meredam dan mengendalikan gejolak harga gula pasir, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Bali bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia menggelar pasar murah. Pasar murah digelar selama tiga hari, 14-16 Mei, di pasar tradisional Kreneng, Denpasar. Selama pasar murah, digelontorkan 200 kg gula pasir dengan harga Rp12.500 per kg. Di pasaran, harga gula pasir dijual pada kisaran Rp14.500 per kg-Rp15.500 per kg. Masyarakat menyambut antusias operasi pasar khusus gula pasir. Dalam tiga hari, gula dengan harga murah langsung diserbu pembeli. Wakil Ketua TPID Bali Dewi Setyowati mengatakan akan terus memantau fluktuasi harga gula di pasaran. "Kami akan terus berupaya memastikan konsistensi dan transparasi mekanisme penetapan harga dari distributor, sehingga dapat mengurangi ketidakpastian harga sekaligus mencegah spekulasi," terang Dewi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya