Tol Gempol-Pandaan Pangkas Waktu Tempuh Surabaya-Malang
MI
13/6/2015 00:00
Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian jalan tol Gempol-Pandaan di Pasuruan, Jawa Timur, kemarin.(ANTARA/Moch Asim)
PRESIDEN Joko Widodo meresmikan pengoperasian jalan tol Gempol-Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kemarin. Peresmian dilakukan di gerbang tol Pandaan, yang ditandai pengambilan kartu tiket melintasi tol oleh Presiden dengan mobil kepresidenannya.
Presiden yang baru saja menikahkan putra sulungnya itu berangkat bersama rombongan dari kediamannya di Surakarta, Jawa Tengah. Kepala Negara mendarat di Bandara Juanda, Surabaya, pukul 11.30 WIB. Ikut dalam rombongan Presiden, di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU dan Pera) Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Rini Soemarno.
Tol sepanjang 13,61 km itu diharapkan mampu mengurai simpul kemacetan di jalan existing Surabaya-Malang, sekaligus memangkas waktu tempuh hingga hampir separuhnya. "(Tol) ini tidak hanya akan melayani pergerakan manusia, tapi juga pergerakan barang dan pergerakan jasa di Jawa Timur, dan nanti di seluruh Jawa," kata Presiden saat memberikan sambutan.
Tol Gempol-Pandaan menelan biaya investasi Rp1,472 triliun. Jokowi berharap dengan beroperasinya tol tersebut, Kementerian PU dan Pera segera menyelesaikan seluruh pembangunan tol trans-Jawa pada 2018.
"Menteri PU dan Pera sudah sanggup pada 2018 seluruh tol di Jawa tersambung. Ini penting untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi," tandas Jokowi.
Menurut Presiden, pertumbuhan ekonomi akan meningkat bila ada stabilitas dan infrastruktur. Selama ini, masalah utama dalam pembangunan tol ialah pembebasan lahan. "Jangan menunggu lahan tersedia hingga 80% baru pembangunan dimulai. Itu yang membuat kita tertinggal jauh dari negara lain. Padahal, tol pertama di Indonesia, tol Jagorawi, justru ditiru negara-negara di Asia."
Jokowi mencontohkan pembangunan tol trans-Sumatra yang mulai dikerjakan tanpa menunggu pembebasan lahan selesai. "Setiap 5 kilometer bisa dikerjakan langsung dikerjakan."
Menteri Basuki menyampaikan tol Gempol-Pandaan, selain menjadi konektor trans-Jawa selatan dan timur, menjadi pendukung wilayah metropolitan Surabaya dan sekitarnya. "Tol ini akan mengurai kemacetan Surabaya-Malang," ujar Basuki.
Gubernur Jatim Soekarwo menyampaikan dari total pembangunan tol di Jatim yang direncanakan 621 km, baru terselesaikan 102 km. "Yang menghambat dan paling rumit ialah pembebasan lahan." (AB/X-3)