SUMBER kemacetan saat terjadi arus mudik Lebaran diperkirakan bakal terjadi di wilayah Jawa Tengah, setelah beroperasinya jalan tol Cikampek-Palimanan (Cikapali) dan jalan tol Pejagan-Pemalang.
Tahun sebelumnya kemacetan terjadi di wilayah Jawa Barat (Patrol, Subang, Indramayu, Cirebon), tahun ini kemacetan akan bergeser ke Jawa Tengah, yakni tepatnya di simpang Pejagan, Kabupaten Brebes. Selain sebagai tempat keluar masuk kendaraan menuju tol, ruas jalan itu sempit baik yang mengarah ke selatan (Purwokerto) maupun ke pantura Jateng.
"Perlintasan kereta api dua jalur yang menghadang menuju jalur pantura juga akan menghambat laju kendaraan setelah keluar tol Pejagan," kata Ponirin, 52, warga di sekitar perlintasan kereta api Pejagan.
Selain itu, pengoperasian jalan tol Pejagan-Pemalang yang diperkirakan belum 100% selesai juga menjadi alternatif jalur mudik. Hal itu diperkirakan memicu kemacetan di daerah Pemalang. "Jalan keluar masuk tol juga sempit, mengakibatkan kepadatan arus kendaraan saat mudik," kata Indra, 38, warga Jakarta yang melintas di pantura.
Sumber kemacetan lain ialah hambatan di pasar tumpah. Arus lalu lintas bakal terhambat akibat aktivitas pasar yang menggunakan bahu jalan.
Terdapat sejumlah pasar di pantura seperti Pasar Losari dan Tanjung (Brebes), Pasar Pagi, Surodadi, dan Warurejo (Tegal), Pasar Taman (Pemalang), Pasar Wiradesa dan Grogolan (Pekalongan). Ada pula Pasar Batang dan Tulis (Batang), Pasar Weleri, Cepiring, Kendal Kota, dan Kaliwungu (Kendal). Sebelum masuk ke Kota Semarang, terdapat Pasar Mangkang, Karangayu, dan selepas Semarang ada Pasar Genuk.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Jawa Tengah Djoko Sutrisno mengatakan sepanjang jalur utara (pantura) dan selatan yang digunakan untuk arus mudik dan balik Lebaran akan terganggu oleh adanya pasar tumpah.
"Ada 21 titik pasar tumpah sehingga perlu diwaspadai. Perlu pengaturan yang tepat untuk mengantisipasi kemacetan," kata Djoko.
Sebanyak 35 kamera pemantau (CCTV) akan dipasang di sepanjang jalur alternatif dan jalur pantura yang ada di Provinsi Jabar. Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar pun meminta agar bus dan angkutan umum tidak memasuki ruas tol.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Dedi Taufik, di sela-sela Seminar Revitalisasi Pelabuhan Cirebon, kemarin.
"Sebanyak 35 CCTV akan dipasang di jalur pantura, jalur tengah, dan jalur selatan yang masuk wilayah Provinsi Jabar," katanya.
Pemasangan di antaranya dilakukan di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Cijelag, dan Kadipaten. Di jalur pantura CCTV di antaranya dipasang di Simpang Jomin, Sadang, Pamanukan, Losarang, dan Palimanan. Selain itu CCTV pun akan dipasang di Ciawi, Puncak, Cisarua, dan Padalarang.
Belum siap Jalur alternatif mudik Lebaran di Banyumas, Jateng, belum sepenuhnya siap digunakan. Masih ada sejumlah titik jalan yang berlubang terutama di bagian timur dan selatan Banyumas. Meski demikian, sampai sekarang Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) mengebut perbaikan jalan sehingga nantinya pada H-10 Lebaran, jalan alternatif bisa dipakai para pemudik.
Kepala Dinas SDABM Banyumas Irawadi, kemarin, mengungkapkan sampai sekarang pihaknya memang tengah melakukan pemeliharaan jalan kabupaten di wilayah timur dan selatan.
"Perbaikan jalan belum rampung dilakukan maka memang masih ada sejumlah titik jalan yang berlubang. Saat ini kami tengah melakukan perbaikan dengan menggunakan dana pemeliharaan jalan di dua ruas jalur alternatif, yakni Sokawera-Sumpiuh dan Kemranjen-Tanggeran.
Jalur alternatif ini segera diperbaiki karena merupakan jalan alternatif yang vital. Kedua ruas jalan merupakan jalan alternatif dari Purwokerto-Yogyakarta khususnya kalau terjadi kemacetan di jalur Buntu," kata Irawadi. (Tim/N-2)