Jawa Timur Tolak Beras Impor

MI
11/6/2015 00:00
Jawa Timur Tolak Beras Impor
(MI/RAMDANI)
PEMERINTAH Jawa Timur (Jatim) bertekad menolak masuknya beras impor. Pasalnya, Jawa Timur sudah swasembada beras dan tidak membutuhkan beras dari luar negeri.

"Selama ini Jatim sudah swasembada beras dan memasok ke banyak wilayah di Indonesia. Jika ada beras impor beredar di sini, kami dengan tegas menolaknya," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Jatim Tutut Herawati di Surabaya.

Ia menilai impor beras saat MEA diberlakukan bisa dilakukan bagi daerah yang produksinya masih rendah. Kalaupun masuk Jatim, itu pun sebatas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Namun, penyalurannya untuk wilayah di luar Jatim.

"Gubernur sudah setuju soal penolakan beras impor untuk Jatim walaupun MEA akan diberlakukan. Soal bongkar muat di pelabuhan, kami akan terus memantau. Yang pasti beras impor tidak boleh merembes ke pasar Jatim," tegasnya.

Tutut menjelaskan produksi padi nasional tahun ini ditargetkan mencapai 73,4 juta ton. Dari jumlah itu, Jatim ditargetkan bisa mencapai produksi padi sebanyak 12,9 juta ton atau mencapai 17,5% dari produksi nasional. Dari target yang ditetapkan Kementerian Pertanian, Tutut mengklaim Jatim bisa mencapainya.

Sementara itu, di Sukabumi, Jawa Barat, persediaan beras di gudang Bulog Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, menjelang Ramadan dan Idul Fitri dijamin aman. Saat ini tersedia hampir 4.000 ton beras untuk mencukupi kebutuhan pangan pokok selama satu bulan mendatang.

"Stok beras yang tersedia saat ini lebih daripada cukup, sekitar 4.000 ton. Malahan terbilang melebihi kapasitas gudang yang hanya cukup sekitar 3.500 ton. Stok ini sudah rutin dilakukan, tidak hanya menjelang puasa dan Lebaran," kata Kepala Subdivre Bulog Cianjur, Mochamad Yusuf, melalui Kepala Gudang Bulog Pasirhalang, Saepulloh, kemarin.

Hingga saat ini, Gudang Bulog Pasirhalang masih mengandalkan pasokan dari luar Sukabumi seperti dari Cirebon, Karawang, Indramayu dan Ciamis.

"Stok gudang tidak pernah kosong. Ketika ada kekosongan, pasokan pasti akan terisi cepat," terangnya.

Pasokan beras yang keluar dari gudang Bulog Pasirhalang dalam sehari sekitar 200 ton. (FL/BB/N-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya