Anak-Anak Sinabung Ikuti Trauma Healing

MI
10/6/2015 00:00
Anak-Anak Sinabung Ikuti Trauma Healing
(ANTARA)
SEJUMLAH aktivis dari Masyarakat Relawan Indonesia-Aksi Cepat Tanggap (MRI-ACT) Kabupaten Karo, Sumatra Utara, menggelar Trauma Healing (konseling trauma) terhadap ratusan anak pengungsi yang saat ini ditempatkan pada posko-posko pengungsian.

Program itu digelar untuk menghindarkan anak-anak dari efek ketakutan dari erupsi Sinabung dan juga kejenuhan selama berada di posko pengungsian.

"Kami menggelar trauma healing khusus untuk anak-anak kecil hingga tingkat SD supaya efek trauma mereka hilang dan mereka tidak jenuh di pengungsian," kata Ketua MRI Karo, Susanto Ginting, di Kabanjahe, kemarin.

Selain program Trauma Healing, MRI-ACT Karo juga memberikan bantuan pengadaan Dapur Sosial di Posko Desa Batu Karang tersebut. Mereka menyuplai bantuan logistik untuk kebutuhan para pengungsi.

Sementara itu, warga pengungsi asal Desa Pintubesi, Kecamatan Simpang Empat, yang berposko di Gedung KNPI Kabanjahe, mengatakan berbagai kebutuhan mereka yang penting masih sulit ditemukan.

Rosmeli br Tarigan, 45, salah seorang pengungsi, mengatakan mereka membutuhkan susu balita, pamper, makanan bayi, sabun mandi, sikat, dan odol gigi.

"Semua itu sangat kekurangan, sedangkan MCK yang dibangun dari bantuan salah satu perusahaan, kondisinya sudah rusak dan tidak dapat di pergunakan lagi. Padahal, para pengungsi sangat membutuhkan air bersih," kata perwakilan koordinator Posko KNPI, Dina Sinaga.

Pada bagian lain, hujan deras yang mengguyur Kota Batam, Kepulauan Riau, selama hampir enam jam merendam sejumlah kawasan permukiman di daerah ini, tetapi tidak ada korban dilaporkan.

Kemarin, air menggenangi rumah warga di sejumlah kawasan seperti Perumahan Aviari, Genta, Tiban Indah, dan Tanjung Piayu. Sementara itu, akibat hujan deras jalan-jalan utama di Kota Batam mengalami kemacetan.

Banjir juga terjadi di Sulawesi Tengah, kemarin. Seratusan rumah di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Bahodopi setelah dua hari terakhir diguyur hujan deras. Tanggul yang dibangun perusahaan tambang nikel itu tak mampu membendung arus sungai yang begitu deras.  (PS/HK/UB/N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya