Jalur Utama Mudik Siap Digunakan

28/5/2015 00:00
Jalur Utama Mudik Siap Digunakan
(MI/Sony Budhi)
Dinas Bina Marga Jawa Barat memaksimalkan perbaikan jalan menjelang arus mudik Lebaran 2015. Diharapkan, pada Juni perbaikan jalan sudah rampung.

"Pemprov Jabar menargetkan perbaikan jalan selesai Juni mendatang. Selain untuk menjaga kemantapan jalan, hal ini pun untuk melayani masyarakat saat arus mudik Lebaran 2015," ujar Kepala Dinas Bina Marga M Guntoro.

Guntoro menjelaskan perbaikan yang dilakukan pihaknya diprioritaskan pada ruas jalan di bagian tengah, yakni Sadang, Subang, dan beberapa ruas jalan di wilayah pantai utara. Di bagian selatan Jabar sejumlah ruas jalan yang diperbaiki di antaranya di Ciwidey, Soreang, dan Pangalengan.

Dengan adanya rencana perbaikan itu, Guntoro berharap intensitas hujan berkurang. Pasalnya, Guntoro khawatir jalan yang telah diperbaiki tidak bertahan lama jika intensitas hujan masih tinggi. "Semoga tidak hujan dengan intensitas tinggi," katanya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menginstruksikan Dinas Bina Marga untuk segera memperbaiki jalan-jalan yang rusak sebelum pelaksanaan arus mudik Lebaran.

"Percepatan perbaikan jalan yang rusak perlu dilakukan. Kita sudah menginstruksikan Bina Marga Jabar untuk melakukan perbaikan jalan yang rusak," jelas Heryawan.

Sesuai dengan instruksi Gubernur Jabar, Guntoro menyatakan jalur mudik Lebaran tahun ini di wilayah Jabar telah dinyatakan siap. "Secara umum jalur-jalur utama untuk mudik sudah siap digunakan. Selain sudah ada Tol Cikapali, jalur utama seperti jalur utara, selatan, dan tengah juga sudah siap," kata Guntoro.

Ia mengatakan salah satu jalur mudik utama di Jawa Barat yang bermasalah ada di kawasan Sumedang, tetapi sedang diperbaiki. "Untuk jalur selatan juga enggak ada masalah, seperti Tasikmalaya, Garut. Insya Allah bisa difungsikan ketika mudik Lebaran tahun ini," ujarnya.

Menurut dia, saat ini pihaknya memperbaiki jalur alternatif yang akan dipakai untuk arus mudik Lebaran 2015, yakni Jalur Cikamurang dan Jonggol.

"Setelah kami cek ke lapang­an, yang paling rusak memang jalur Cikamurang dan Jonggol. Namun, saat ini sedang dalam proses perbaikan." Menurut dia, perbaikan untuk jalur Jonggol saat ini masih berada dalam proses lelang, sedangkan untuk jalur Cikamurang pihaknya sedang memperbaiki bekerja sama dengan pihak Tol Cikapali.

"Jalur Cikamurang ini memang dipakai tol. Pembangunan tol kan wara-wiri lewat situ, udah ada perjanjiannya, makanya setelah Tol Cikapali beres, baru diperbaiki," katanya.

Percepat perbaikan
Di bagian lain, DPRD Jabar meminta agar Pemprov Jabar melakukan percepatan perbaik­an jalan di perbatasan kabupaten/kota. Pasalnya, momen mudik Lebaran sudah tinggal beberapa bulan ke depan.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Ricky Kurniawan mengatakan sudah waktunya Pemprov Jabar memperbaiki jalan yang rusak. Terutama jalan yang dilalui kebutuhan mudik Lebaran.

"Perbaikan jalan sangat penting untuk kebutuhan mudik Lebaran, ketika tingkat per­gerakan barang dan manusia sangat tinggi," ucap Ricky.

Ricky berharap Tol Cikapali (Cikampek-Palimanan) sudah bisa beroperasi sebelum Lebaran nanti. Keberadaan tol tersebut bisa mengurai tingginya volume kendaraan di kawasan pantai utara (pantura) Jawa Barat.

Dia juga mendesak pemerintah kabupaten/kota untuk percepatan perbaikan jalan yang rusak. Dengan demikian, proses perbaikan pun bisa berjalan lancar, tanpa melihat apakah itu jalan yang dikelola pemerintah provinsi, jalan milik pusat atau jalan kabupaten kota.

"Yang jelas itu harus demi kepentingan masyarakat. Ja­ngan melihat apakah itu jalan provinsi, kabupaten, kota, atau jalan nasional," Ricky. (SB/EM/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya