KPU Kalimantan Selatan meluncurkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak provinsi dan tujuh kabupaten/kota, Sabtu (23/5). Pak Kantan, seekor bekantan, dipilih menjadi maskot pilkada.
Ketua KPU Kalsel Samahuddin mengungkapkan pemilihan peluncuran pada 23 Mei bertujuan mengingatkan semua pihak bahwa pernah terjadi kerusuhan di Kalsel yang menimbulkan banyak korban terkait dengan pelaksanaan pemilu pada 23 Mei 1998. "Kami berharap agar tragedi 23 Mei tidak terulang saat pilkada serentak.
"Tahun ini, Kalsel akan melaksanakan pilkada serentak untuk pemilihan gubernur-wakil gubernur, dua wali kota-wakil wali kota, serta lima bupati-wakil bupati. Daerah yang akan melaksanakan pilkada ialah Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Bumbu, Kotabaru, Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan Banjar.
Pak Kantan ialah sosok bekantan gaul. KPU Kalsel memilihnya karena ia mencerminkan sosok yang periang, mudah bergaul, dan adaptif menerima perubahan dalam bingkai demokrasi.
Peluncuran pilkada Kalsel ini menjadi yang pertama di Indonesia. Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik mengatakan pilkada serentak di Indonesia akan digelar di 9 provinsi dan 260 kabupaten/kota. "Sampai saat ini masih ada permasalahan yang dihadapi sebagian daerah terkait dengan pendanaan pilkada. Namun, kita berharap pelaksanaan pilkada serentak dapat berjalan lancar.
"Gubernur Kalsel Rudy Ariffin menyatakan tidak ada masalah soal pendanaan pilkada di Kalsel. "Pemprov telah menganggarkan dananya secara bertahap dalam APBD sejak beberapa tahun lalu. (DY/N-3)