Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Desa Tatakan di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, menolak perkebunan sawit di wilayah lahan gambut.
Badan Restorasi Gambut (BRG) diketahui melakukan penelitian dan pengembangan komoditas potensial di lahan gambut tersebut. Adapun penolakan disuarakan Kepala Desa Tatakan Ilhamsyah di sela peninjauan proyek pembasahan lahan gambut oleh tim BRG.
"Mayoritas warga Desa Tatakan adalah petani dan sepakat tidak menanam komoditas sawit. Kami meminta BRG mencari solusi untuk pengembangan komoditas lain yang cocok, agar ekosistem lahan gambut tidak rusak," tutur Ilhamsyah, Jumat (16/10).
Baca juga: Jumlah Hotspot di Lahan Gambut Berkurang Empat Kali Lipat
Lebih lanjut, dia meyebut sebagian besar wilayah desa sudah berubah menjadi area perkebunan sawit. Di lain sisi, kawasan lahan gambut rawan terbakar. Salah satunya disebabkan maraknya aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.
Deputi Bidang Penelitian dan Pengembangan BRG Haris Gunawan mengatakan jika melihat kondisi lahan dan warna air di Desa Tatakan, dapat disimpulkan lahan gambut semakin menipis ketebalannya. Salah satu faktor yang menguras kandungan air di lahan gambut adalah perkebunan kelapa sawit.
Baca juga: KLHK: PSBB Bantu Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca
"Berkurangnya air pada lahan gambut memberikan dampak negatif. Seperti, penurunan permukaan air dan gambut, emisi karbon dioksida, kebakaran dan kekeringan total," ungkap Haris.
BRG berupaya mendorong warga di desa sekitar lahan gambut agar tidak menanam sawit. Namun, diarahkan psfs pengembangan komoditas bernilai ekonomis.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan Hanifah Dwi menyatakan lahan gambut di Kabupaten Tapin masuk wilayah KHG Batola-Tapin. Namun, wilayah ini merupakan zona merah kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah setempat menargetkan restrorasi lahan gambut di Kalimantan Selatan seluas 56 ribu hektare.(OL-11)
Kalimantan Barat mencatat kondisi yang mengkhawatirkan. Sebanyak 14 kabupaten dan kota dinyatakan rawan karhutla dengan total 463 desa berisiko tinggi.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Douglas Soledo, jantan berusia 17 tahun, dan Robina, betina berusia 25 tahun telah melalui proses rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dinyatakan siap kembali ke alam liar.
Fokus utama program ini adalah memutus rantai keterbatasan akses dengan menyediakan beasiswa prestasi dan pembiayaan studi profesi bagi para guru.
"Kami bukan menghadirkan cerita dari point of view (pov) korban makhluk mistis itu, melainkan kami angkat folklore sebagai akar dari Kuyang dengan emosi yang universal,"
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam pengendalian kebakaran hutan.
Dana hasil penegakan hukum tersebut, lanjut Lukita, dikembalikan untuk mendukung pemulihan ekosistem hutan yang rusak akibat kebakaran.
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Peneliti Cornell University merilis peta global yang mengungkap 70% emisi lahan pertanian berasal dari sawah padi dan pengeringan lahan gambut.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama TNI, Polisi, BPBD Kota Dumai, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga saat ini masih berupaya keras memadamkan karhutla seluas 2 hektare di Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved