Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Kepulauan Sula, Maluku Utara, akhirnya menghentikan kasus dugaan penghinaan polisi melalui media sosial Facebook dengan terlapor Ismail Ahmad.
"Terlapor berinsial IA diamankan ke Polres Kepsul, Jumat (12/6), terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui Facebook," kata Wakapolres Kepulauan Sula Komisaris La Ode Arifin Buri, Kamis (18/6).
Baca juga: Istana: tidak Ada Masalah dari Guyonan Gus Dur
Ia menjelaskan, Ismail Ahmad mengunggah dalam statusnya di Facebook lelucon mendiang Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tentang polisi jujur.
Baca juga: Humor Gus Dur, Mabes Polri: Polisi Jangan Sensitif dengan Guyonan
Kapolda Maluku Utara Irjen Rikwanto telah menegur Polres Kepulauan Sula terkait dengan pemanggilan Ismail Ahmad warga Kepulauan Sula karena mengunggah lelucon Gus Dur tentang polisi jujur.

Kapolda Maluku Utara Irjen Rikwanto. (Antara)
Baca juga: Menkopolhukam Ajak Rakyat Teladani Gus Dur
"Saya telah menegur personel Reskrim Polres Kepsul, kemudian saya perintahkan Ditkrimsus Polda Maluku Utara arahkan penyidik di Kepsul agar bisa membedakan mana yang masuk dalam kategori kasus melanggar UU ITE dan mana informasi milik masyarakat, kritikan," kata Rikwanto.
Menurut dia, unggahan Ismail Ahmad di Facebook itu bukan masalah dan tidak perlu diproses hukum. (Ant/X-15)
Banyak publik yang penasaran mengenai siapa sebenarnya KH Salahuddin Wartis dan bagaimana latar belakangnya hingga menjadi bagian dari keluarga besar Ciganjur.
Inayah Wulandari Wahid, atau yang lebih akrab disapa Inayah Wahid, merupakan putri bungsu dari Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Sinta Nuriyah.
Putri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, menegaskan humor punya posisi penting sebagai medium kritik dan refleksi sosial.
Menurutnya, pengabdian Banser tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar syukuran atas anugerah gelar pahlawan nasional kepada K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Marsinah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa meminta masyarakat menerima keputusan pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved