Sebuah alat berat sedang membersihkan longsoran tanggul jalan tol Gempol-Pasuruan yang menimbun rumah warga.(MI/ABDUS SYUKUR)
HUJAN deras yang mengguyur sebagian wilayah Tanah Air menghadirkan bencana longsor. Di Pasuruan, Jawa Timur, tebing jalan tol Gempol Pasuruan longsor, kemarin.
Longsor juga terjadi di Brebes dan Klaten, Jawa Tengah. Di Bali, jalur lintas Kabupaten Bangli-Gianyar dikabarkan jebol.
Longsor tebing tol Gempol-Pasuruan terjadi di dua titik, yakni di Desa Gunung Gangsir dan Desa Randu Pitu, Kecamatan Beji. Longsoran di Desa Gunung Gangsir mengakibatkan dua rumah rusak parah dan setengah badan tertimbun. Adapun di Desa Randu Pitu, longsoran me-nimbun badan jalan tol yang baru selesai dibangun itu. Tebing yang longsor itu setinggi 8 meter dengan lebar sekitar 7 meter.
Pihak pelaksana pembangunan tol menurunkan alat-alat berat untuk membersihkan longsoran.Tol Gempol-Pasuruan saat ini tengah dalam proses pembangunan dan ditargetkan selesai pada Juni nanti.
PT Adhi Karya sebagai pelaksana pembangunan berjanji menanggung biaya perbaikan rumah warga yang rusak. "Saat ini masih dikaji, kerusakan itu akibat konstruksi atau bencana alam. Kami tetap membantu warga," kata Saiful Manan, Kepala Bagian Logistik PT Adhi Karya Proyek Pembangunan Jalan Tol Gempol-Pasuruan.
Di Brebes, tiga jembatan di Dusun Igir Gowok, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, ambruk tertimpa longsoran akibat hujan deras. Salah satunya Jembatan Kali Pedes, yang merupakan penghubung Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal.
Camat Sirampog, Munaedi, mengaku bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah me-ninjau titik bencana. Menurut dia, beberapa titik jalan yang longsor ataupun tertimbun longsoran sudah ditangani masyarakat bersama TNI dan Polri. Perbaikan talut Di Klaten, warga bantaran Sungai Bloro di Kecamatan Karangdowo mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki talut yang longsor akibat diterjang banjir. Longsor talut anak Sungai Dengkeng, seperti di Desa Kupang, mengancam permukiman karena lahan pekarangan warga tergerus 10 m dengan panjang sekitar 25 m.
Permintaan warga itu disampaikan kepada Kepala Pelaksana BPBD Klaten Sri Winoto saat meninjau longsor di Desa Kupang, kemarin. "Longsor terjadi saat banjir Jumat (24/4) lalu. Banjir merendam rumah warga sedalam 60 cm," kata Sutarno, warga desa setempat.
Di Bali, gerusan air hujan mengakibatkan jalan alternatif yang menghubungkan wilayah dua kabupaten, Bangli dan Gianyar, jebol. Tepatnya di jalur wilayah Desa Demulih Bangli menuju Gianyar. Jebolnya jalan terjadi sejak dua minggu lalu, tapi karena terus digerus hujan, lubang jalan kian melebar. Pihak BPBD Bangli juga belum melakukan perbaikan.
Sementara itu, ratusan kendaraan mengantre di lokasi longsor di Km 17, Desa Tomberabu II, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, kemarin. Antrean itu untuk memberikan kesempatan kepada Satker PU melakukan pembersihan.
Di bagian lain, Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar saat meninjau lokasi longsor di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, kemarin, mengatakan akan meneliti kembali perizinan penggalian batu alam. Longsor bukit setinggi 70 meter yang terjadi pada Minggu (26/4) itu menyebabkan enam orang tewas tertimbun. (JS/JI/RS/UL/PT/N-2)