PRADA Haya nata, anggota TNI-AD dikabarkan menderita luka setelah terlibat baku tembak dengan kelompok teroris pimpinan Santoso alias Abu Wardah, di kaki Gunung Biru, Dusun Tamanjeka, Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (24/4). Namun kemarin, berita itu dibantah.
"Tidak benar ada anggota TNI yang terluka," kata Kepala Penerangan Resimen 132 Tadulako Mayor Arh Irja Faily.
Kabar adanya anggota TNI yang terluka diungkapkan warga yang bermukim di kaki Gunung Biru. Mereka mengaku mendengar rentetan baku tembak selama 20 menit.
Pascaberakhirnya latihan pasukan pemukul reaksi cepat (PPRC) TNI pada 17 April, satu Batalion PPRC dari Yonif 502 tetap tinggal di Poso. Mereka bertugas untuk mendukung kegiatan pembinaan teritorial yang digelar oleh Kodam VII Wirabuana. (UB/N-3)