Sikka Bangun 14 Ruang Isolasi Termasuk untuk Bayi Positif Korona

Gabriel Langga
30/5/2020 13:15
Sikka Bangun 14 Ruang Isolasi Termasuk untuk Bayi Positif Korona
Salah satu ruangan isolasi yang sementara dikerjakan untuk merawat pasien positif Covid-19, Sabtu (30/5).(MI/MOAT ANGGA)

SEBAGAI zona merah Covid-19 dengan jumlah 27 pasien positif Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka telah membangun 14 ruangan isolasi termasuk ruangan untuk menampung bayi apabila ditemukan positif Covid-19 di kemudian hari.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Petrus Herlemus, mengungkapkan ruangan isolasi perawatan pasien positif Covid-19 di RSUD dr.TC Hillers Maumere sudah penuh terisi 27 pasien positif Covid-19 yang tengah menjalani perawatan.

Baca juga: Grand Indonesia Buka Lagi 8 Juni, Pengunjung Wajib Masker

Untuk mengantisipasi membludaknya pasien, sambung dia, Pemkab Sikka tengah membangun 14 ruangan isolasi di 14 puskesmas rekanan yang masing-masing ruangan terdapat dua kamar. Selain itu, juga ada satu ruangan isolasi khusus yang masih dikerjakan untuk merawat bayi positif Covid-19.

"Satu ruangan isolasi khusus bagi bayi ini ada 10 kamar yang bisa digunakan juga untuk menampung pasien positif dari ibu hamil. Total keseluruhan ada 14 ruangan isolasi yang dikerjakan saat ini," ungkap Petrus.

Petrus menyampaikan, saat ini 14 ruangan isolasi sementara dikerjakan oleh rekanan. Ia menargetkan akhir Mei, pekerjaan ruangan isolasi itu sudah rampung.

"Rekanan sementara kerjakan ruangan isolasi. Kita target dalam minggu ini sudah selesai dikerjakan," tutupnya. (OL-6)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya