Warga Pamekasan Pasang Pamflet tak Terima Tamu Lebaran

Mohammad Ghazi
27/5/2020 15:54
Warga Pamekasan Pasang Pamflet tak Terima Tamu Lebaran
Warga Kelurahan Parteker, Kecamatan Kota, Pamekasan, Jawa Timur, menunjukkan pamflet yang berisi pesan tidak menerima tamu di rumahnya.(MI/MG)

SEJUMLAH warga di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, memasang stiker memasang pamflet menolak tamu lebaran. Stiker yang terpasang di pintu rumah dan pagar itu berbunyi permintaan maaf pemilik rumah tidak menerima tamu untuk silaturahmi selama masa pandemi Covid-19.

Di Kelurahan Parteker, Kecamatan Kota, Pamekasan, hampir seluruh rumah memasang pamflet tersebut. Begitu pula di sejumlah kelurahan lainnya.

Baca juga: New Normal, Gubernur Sumsel Minta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Pengurus RT 04 RW II, Kelurahan Parteker, Fahrur Rosi, mengatakan pemasangan pamflet tersebut murni inisatif warga dan tidak dikoordinir pengurus RT maupun pihak kelurahan.

"Awalnya hanya beberapa rumah yang memasang dan diikuti rumah lainnya," katanya, Rabu (27/5).

Lebaran tahun ini di Kecamatan Kota, kata dia, berlangsung sepi. Setelah salat Id di masjid, warga hanya diam di rumah masing-masing. Hanya terlihat beberapa anak yang bermain di gang kelurahan.

Ia mengakui, ada beberapa warga dari luar yang datang untuk bersilaturrahmi dengan warganya. Namun, tuan rumah hanya menemui di halaman rumah dan menjelaskan bahwa mereka tidak menerima tamu, untuk sementara waktu.

"Tidak ada masalah, dan mereka memahami kondisi ini. Apalagi sejak malam lebaran, mereka sudah menyampaikan hal itu melalui pesan singkat di ponsel masing-masing," jelas Rozi.

Di Desa Tentenan Timur, Kecamatan Larangan, warga memasang spanduk berisi ucapan selamat berlebaran dan permintaan maaf karena tidak menerima tamu lebaran.

Kepala Desa setempat, Ahmad Farid, mengatakan yang dilakukan warganya itu merupakan bagian dari penerapan physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19 di desanya.

"Memang tidak semua warga kami melakukannya. Tapi, sebagian besar warga di desa ini mencukupkan silaturahmi melalui pesan singkat di ponsel," katanya. (OL-6)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya