BANJIR di daerah aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo meliputi Jawa Tengah dan Jawa Timur mulai menurun dan statusnya sekarang siaga hijau setelah sempat siaga kuning.
Akan tetapi, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan lantaran Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah, siaga kuning.
Kepala Bagian Komunikasi Perusahaan dan Good Corporate Governance PJT 1 Malang, Jawa Timur, Didit Priambodo kepada Media Indonesia, kemarin, mengatakan data terbaru pukul 16.00 WIB menunjukkan ketinggian permukaan air (elevasi) di Bojonegoro Kota mencapai 13,2 meter di atas permukaan air laut (mdpl) dari sebelumnya 13,4 mdpl.
Batas siaga hijau di Bojonegoro Kota ialah 13 mdpl dan siaga kuning 14 mdpl. Demikian juga dengan elevasi di Babat, Lamongan, menurun dari 7,64 mdpl menjadi 7,43 mdpl dari batas siaga hijau 7 mdpl dan siaga kuning 7,5 mdpl.
Di Tuban, Petani korban banjir luapan Sungai Bengawan Solo di delapan desa, Kecamatan Rengel, terpaksa memanen lebih awal padi yang terendam banjir. Petani khawatir padi mereka puso setelah terendam hingga sedalam 100 cm. (BN/YK/N-2)