Fasilitas PON Jabar Berstandar Internasional

MI/SB/N-25
28/4/2015 00:00
Fasilitas PON Jabar Berstandar Internasional
(MI/RAMDANI)
Jawa Barat sebagai tuan rumah PON XIX/2016 menyatakan tempat pertandingan seluruhnya akan berstandar internasional. "Semua fasilitas dipastikan berstandar internasional, sehingga nantinya bisa digunakan untuk menggelar event internasional, seperti SEA Games atau bahkan Asian Games," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, belum lama ini. Di sisi lain, Jabar telah memiliki Stadion Utama Bandung Lautan Api yang akan menjadi lokasi tempat pembukaan PON XIX/2016. "Stadion kita sudah punya, tinggal kita bangun dan perbaikan sarana pertandingan. Semuanya dilengkapi dengan sarana dan prasarana berstandar internasional," kata Heryawan yang akrab disapa Aher.

Aher menyebutkan, pada 2016, Jawa Barat menargetkan tri sukses, yakni sukses sebagai tuan rumah, sukses prestasi menjadi Juara Umum PON 2016, dan sukses pemberdayaan ekonomi. "Pembangunan fasilitas olahraga itu sinergitas dengan target Jabar untuk mendukung program kunjungan wisatawan. Nantinya ada sarana pertandingan olahraga dan juga ada fasilitas convention center," katanya. Lebih lanjut, Aher menyebutkan komitmen Jabar untuk menjadi tuan rumah PON 2016, yakni untuk mengembalikan prestasi Jabar dan juga sebagai ajang mempromosikan potensi Jabar kepada para peserta. Lokasi pertandingan dipastikan akan dipusatkan di wilayah Bandung Raya, serta ada yang digelar di Purwakarta dan juga di Bogor, untuk beberapa cabang olahraga yang memerlukan fasilitas khusus.

"Yang pasti mulai 2014, kita lakukan pengerjaan dan pembangunan sarana olahraga besar-besaran. Semuanya sudah dialokasikan," kata Gubernur. Provinsi Jawa Barat menyiapkan dana sebesar Rp800 miliar dari APBD Jabar. Dana tersebut disiapkan sebagai dana tahun jamak hingga 2016. Dana sebesar itu disiapkan untuk membangun venue baru dan merehabilitasi venue-venue lama, agar layak digunakan sebagai arena pertandingan PON 2016. Tambahan pendanaan, lanjut Aher, bisa berasal dari APBN. Ia pun meminta bantuan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk melobi pemerintah pusat soal penyiapan dana tersebut. "Jadi, perlu ada dukungan dari KONI, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional," kata Aher.

Disiapkan
Pemerintah Provinsi Jabar juga terus menyiapkan kompleks olahraga yang berada di Arcamanik, Kota Bandung. Kawasan yang diberi nama Sentra Pembinaan Olahraga Terpadu (Sport) Arcamanik nantinya akan dijadikan beberapa arena pertandingan untuk cabang sepak bola dan atletik, senam, padepokan pencak silat, lapangan bola voli indoor dan pasir, lapangan softball/baseball, dan Graha Laga Satria untuk cabang olahraga bela diri. Selain venue, di sekitar kawasan pun akan dibangun beberapa sarana pendukung, seperti wisma atlet, sekolah khusus olahraga, hingga Kantor Disorda Jabar. Pembangunan Sport Jabar itu ditargetkan selesai sebelum 2016. Sport Jabar sendiri memiliki luas areal sekitar 20 hektare yang merupakan bekas pacuan kuda. Pembangunan sendiri berasal dari anggaran multi-years APBD Provinsi Jawa Barat dan masuk dalam Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 14 Tahun 2010 tentang Pembangunan Tahun Jamak Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan perda tersebut, pembangunan Sport Jabar Arcamanik diprediksi menelan anggaran biaya hingga Rp175 miliar.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya