Pemkab Flotim Sediakan Lokasi Karantina

Ferdinandus Rabu
15/4/2020 23:35
Pemkab Flotim Sediakan Lokasi Karantina
Pemkab Flores Timur akan melakukan karantina terhadap pendatang untuk mencegah menyebarnya virus korona.(ANTARA/ABRIAWAN ABHE )

WALAUPUN jumlah pendatang menurun setelah adanya penghentian  sementara jasa pelayaran kapal Pelni dan pengurangan frekuensi pelayaran kapal fery, Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Flotim,) Nusa Tenggara Timur, tetap menyediakan lokasi karantina. Masyarakat yang baru tiba di Flotim, akan menjalani karantina di SKB Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (PKO) di Larantuka.

"Kami juga berterimakasih atas pengertian semuanya yang saat ini masih bertahan untuk tidak pulang ke Flotim demi mencegah penyebaran virus korona di daerah ini. Namun begitu kami juga tidak mungkin menolak jika ada warga yang terpaksa pulang karena alasan yang sangat penting, Karena itu kami telah menyiapkan lokasi karantina khsusus untuk pemudik di Gedung SKB Dinas PKO di Sarotari, Larantuka," ujar Bupati Flotim Anton Hadjon, Rabu (15/4).

Lebih jauh, Anton Hadjon mengatakan Pemkab Flotim juga telah menyiapkan sebuah ruang isolasi di RSUD Hendrikus Fernandez, Larantuka. "Kami telah menyiaapkan ruang isolasi untuk menangani warga yang secara klinis mengalami gejala klinis penderita Covid-19," jelasnya.

Untuk menangani wabah korona, Pemkab Flotim saat ini telah menyediakan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk menangani wabah virus korona (Covid-19). Dana tersebut akan digunakan untuk tiga bidang pemanfaatan yaitu penanganan kesehatan, dampak ekonomi, dan jaring pengamanan sosial. Dana tersebut berasal dari realokasi anggaran dengan melakuan pemangkasan dan pengehematan sejumlah anggaran.

Berdasarkan data Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur, Selasa (14/4), jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19 bertambah jadi 12 orang, dimana sebelumnya berjumlah 8 orang. Dari 12 ODP tersebut, 5 orang menjalani masa isolasi mandiri dan 7 lainnya sedang menjalani karantina SKB PKO di Larantuka.

Bertambahnya jumlah ODP membuat Pemkab Flotim mengimbau warga untuk tetap sadar menjaga kebersihan dan pola hidup demi mencegah penyebaran corona. "Masyarakat merupakan garda terdepan untuk mencegah penyebaran korona. Jika masyarakat sadar akan pentingnya pola hidup sehatr dan bersih, selalu mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah, menjaga jarak dalam interaksi, serta menghindari kerumunan penyebaran virus korona bisa dicegah, ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Flotim, Ogie Silimalar. (R-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya