Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA tiga kelurahan di Kota Sukabumi, Jawa Barat, dikategorikan rawan pangan. Satu di antara penyebabnya dipicu rendahnya daya beli.
Kepala Dinas Katahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Sukabumi, Andri Setiawan, menyebutkan tiga kelurahan itu dua di antaranya berada di Kecamatan Lembursitu dan satu kelurahan di Kecamatan Cibeureum. Pemkot Sukabumi berupaya agar indikator-indikator yang jadi kategori kerawanan pangan itu bisa ditangani.
"Ada 13 indikator suatu wilayah dikategorikan rawan pangan. Selain rendahnya daya beli, indikator lainnya yakni kondisi tempat tinggal dan rata lama sekolah," terang Andri kepada wartawan, Senin (6/4).
Salah satu upaya mengatasi permasalahan sosial di ketiga kelurahan itu dengan memberikan bantuan. Alokasi penyaluran bantuannya bekerja sama dengan Pemprov Jabar.
"Kami sudah menyalurkan bantuan penanganan daerah rawan pangan (PDRP). Bantuannya dari Pemprov Jabar," tutur mantan Asda I Setda Kota Sukabumi itu.
Tahap pertama bantuan PDRP diberikan bagi 150 kepala keluarga. Mereka yang mendapatkannya merupakan keluarga yang tak terdata dalam program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) atau sekarang bertransformasi menjadi Program Sembako.
"Mereka itu (150 keluarga) merupakan usia lanjut, petani, dan buruh lepas," tuturnya.
Andri mengaku akan terus mengawal masyarakat yang tinggal di daerah rawan pangan tersebut. Secara rutin mereka akan diberi bantuan untuk kelangsungan hidup.
"Jangan sampai berlangsung lama. Kita mencari solusi agar kehidupan mereka meningkat, sehingga di daerah itu tidak lagi dikategorikan sebagai wilayah rawan pangan," pungkasnya. (OL-2)
Lonjakan harga energi sebagai dampak utama konflik telah mendorong kenaikan biaya logistik dan produksi pangan dunia.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pangan nasional melalui kerja sama ekonomi strategis dengan Tiongkok.
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved