Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Institut Teknologi dan Bisnis ASIA, Malang, Risa Santoso, Tertarik belajar inovasi yang dibuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur.
Risa yang bersama dengan 130 rombongan itu, mulai dari Dosen hingga kareawan staf, langsung ditemui oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, kemarin.
Risa mengaku termotivasi datang untuk berkunjung ke Banyuwangi setelah bertemu dengan Bupati Anas sebelumnya. Pertama saat peluncuran buku #MO (Mobilisasi dan Orkestrasi) oleh Prof Rhenald Kasali dimana di buku itu Banyuwangi diulas sebagai salah satu daerah yang berhasil melakukan strategi "orkestrasi".
"Yang kedua satu panel diskusi di Surabaya. Dari situ, saya merasa harus membawa dosen dan staf kampus ke Banyuwangi untuk belajar melakukan inovasi. Karena itu hari ini saya bawa dosen dan seluruh staf, supaya tahu seperti apa Banyuwangi dan bisa belajar bikin inovasi yang hebat," kata rektor termuda di Indonesia itu.
Di hadapan rektor kelahiran tahun 27 tahun lalu tersebut, Anas menerangkan bahwa inovasi yang saat ini tengah dikembangkan pemkab Banyuwangi sebenarnya berangkat dari keterbatasan yang ada.
"Sumber daya kami ini terbatas. Dengan luasannya yang menyamai 7 kabupaten, APBD kami dulu sekitar Rp 2 triliun. Belum lagi masalah kemiskinan yang harus kami selesaikan. Tidak ada orang yang melirik Banyuwangi untuk dijadikan destinasi. Akhirnya, mau tidak mau kami harus membuat suatu terobosan, yang akhirnya disebut inovasi," kata Anas.
Salah satu caranya, dengan menjadikan pariwisata sebagai payung pembangunan di Banyuwangi. Pariwisata yang dipilih pun adalah ekoturisme, karena Banyuwangi sendiri telah diberkahi kekayaan alam yang lengkap, meliputi hutan, gunung dan pantai.
"Tidak mulus memang, namun kami harus yakin dan berupaya menemukan masalah dari problem yang kami miliki. Masalah kami petakan, hingga ketemu solusinya. Dari proses semacam ini, maka lahirlah beragam inovasi," kata Anas.
Selain itu, imbuh Anas, Pemkab telah menjadikan teknologi informasi dan komunikasi sebagai alat percepatan pembangunan.
"Teknologi ini untuk menjembatani disparitas antara desa dan kota. Kami juga membuat program smart kampung, program layanan publik berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Di mana terdapat tujuh kriteria yang wajib dipenuhi desa untuk menjadi desa yang maju," beber Anas.
Dalam kegiatan tersebut, juga diisi dialog serta sharing terkait program-program inovatif.
"Ini cocok dengan apa yang kami cari. Kami jadi terinspirasi dengan apa yang dilakukan Pak Anas dan tim. Mendengar apa yang disampaikan Pak Anas, kami pun langsung tersemangati untuk berinovasi di kampus," tambah Risa.
"Banyak hal yang bisa diserap dari Banyuwangi. Tidak hanya programnya yang inovatif, bangunan publik seperti pendoponya pun yang dibuat sangat asri dan unik, bahkan juga dimanfaatkan sebagai ruang rapat out door. Banyak hal yang bisa diserap dari Banyuwangi," pungkas Risa. (OL-2)
Kemenkumham Imigrasi sesuaikan jam layanan selama Ramadan 1447 H. Simak jadwal buka paspor, UKK, dan immigration lounge di seluruh Indonesia.
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved