Siswa SD Tewas karena Perundungan

MI
21/4/2015 00:00
Siswa SD Tewas karena Perundungan
(MI/SENO)
LINDAWATI, 8, siswa kelas 2 SDN Cimanggu, Desa Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tewas setelah diduga jadi korban perundungan (bullying) oleh dua anak pria sepantarnya. Korban sempat dirawat selama 18 hari di RSUD R Syamsudin, Kota Sukabumi.

Anak keempat dari lima bersaudara itu akhirnya meninggal dunia, pekan lalu. Kemarin, keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Mapolres Sukabumi Kota. Polisi langsung memeriksa dua anak yang diduga sebagai pelakunya, yakni kakak beradik Rd, 10, dan Jk, 8.

Habibah, 38, ibu kandung korban mengungkapkan, perundungan menimpa anaknya sepulang dari warung bersama keponakannya Heira, 5. Di jalan, Linda dicegat Rd dan Jk untuk dimintai uang atau dipalak. Karena tidak mau memberikan uang, korban sempat dianiaya. Tangannya dipelintir dan lehernya dicekik.

Tidak tahan dengan siksaan itu, korban menyerahkan uang Rp1.500 kepada pelaku. Di rumah, korban berjalan sempoyongan. Namun, dia tak menceritakan kejadian yang dialaminya ke keluarga. Habibah mengaku baru tahu setelah mendapatkan kabar dari Heira. "Saya tadinya enggak tahu, tapi curiga juga karena saat makan, anak saya jadi membungkuk dan tangan kirinya seperti kesakitan," terang Habibah.

Saat dibawa ke rumah sakit, korban dirawat selama 18 hari, sebelum diperbolehkan pulang. Namun, di rumah, ia muntah darah dan meninggal dunia. "Kami masih memproses dan menyelidiki kasus ini. Pelaku sudah dimintai Keterangan. Namun karena masih anak-anak, mereka tidak ditahan," kata Kapolres Sukabumi Kota AKB Diki Budiman. (BB/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya