Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERISTIWA angin kencang yang melanda Banyumas dan Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) pada Sabtu (7/12/2019), Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung, Cilacap mengingatkan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Terutama angin kencang, hujan deras dan petir. Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung, Cilacap, Rensi Krisnawan, mengatakan cuaca ekstrem seperti angin kencang masih potensial terjadi.
"Biasanya cuaca ekstrem dengan ditandai hujan lebat dalam waktu singkat dan terjadinya angin kencang dan puting beliung, didahului dengan cuaca cerah dan panas terik. Potensi angin kencang dan hujan lebat terjadi setelah jam 12.00 WIB hingga magrib," kata Rendi, Minggu (8/12/2019).
Dijelaskan oleh Rendi, wilayah yang berpotensi cuaca ekstrem berada di wilayah pegunungan tengah, mulai dari Cilacap bagian utara, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo hingga Kebumen bagian tengah dan utara.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Karena saat sekatang masih potensi terjadi cuaca ekstrem, akibat pengaruh awan cumulonimbus (Cb)," ujarnya.
Sebelumnya, angin kencang memporak-porandakan sejumlah tempat di Kota Purwokerto pada Sabtu. Pepohonan di Jl Pemuda dan tempat gelaran pameran yang ada di Alun alun Purwokerto diterjang angin kencang sehingga atapnya terbang.
"Ada belasan pohon yang tumbang akibat terjangan angin. Tim BPBD bersama dinas terkait menyingkirkan pepohonan yang roboh," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas, Ariono Poerwanto.
Selain di Banyumas, angin kencang juga melanda Kebumen, tepatnya di Desa Pengaringan dan Watumang, Kecamatan Pejagoan.
baca juga: Peran Wartawan Sangat Strategis
"Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda desa tersebut menyebabkan belasan rumah mengalami kerusakan. Terutama pada bagian atapnya. Selain itu, ada puluhan pohon yang tumbang karena terjangan angin," ujar Kapolsek Pejagoan Ajun Komisaris R Widiyanta.
Pada Minggu, dilaksanakan kerja bakti warga untuk membersihkan pohon yang memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan. (OL-3)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih mengintai Indonesia selama periode 3-9 April 2026. Pada masa peralihan musim atau pancaroba ini.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, meski Indonesia mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Hujan deras dan angin kencang melanda Bangka Belitung, merusak puluhan rumah dan menumbangkan pohon. Seorang mahasiswi terluka akibat tertimpa pohon.
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Hasil pengamatan BMKG memperlihatkan sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudra Laut Cina Selatan, perairan utara Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Jawa, Laut Sulawesi
ARUS lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung mengalami kemacetan akibat pohon tumbang di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved