Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA korban bencana angin puting beliung mulai meninggalkan pengungsian dan kembali ke rumah masing-masing. Kendati situasinya sudah kondusif, aktivitas sosial ekonomi warga di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, belum pulih. Proses belajar mengajar sekolah diliburkan dan warga memperbaiki kerusakan rumah dibantu personel BPBD, Polri, TNI dan relawan.
Pantauan di lokasi bencana petugas PLN memperbaiki jaringan listrik yang sempat padam. Tim gabungan membersihkan pohon tumbang di jalan raya Cangar-Kota Batu. Personel TNI Angkatan Darat memperbaiki fasilitas umum di antaranya sekolahan dan masjid yang rusak akibat diterjang angin. Sedangkan BPBD terus mendata kerusakan paska bencana mulai infrastruktur, pemukiman dan sosial ekonomi warga.
Warga Dusun Lemahutih, Desa Sumberbrantas, Subagyo bersama istri dan tiga anaknya sempat mengungsi selama dua hari tiga malam. Kini ia sudah kembali ke rumahnya. Petani wortel itu mengaku merugi akibat wortel paska panen rusak saat ditinggal mengungsi.
"Saya panen wortel 7 kuintal, tiba-tiba ada bencana angin. Kita tinggal mengungsi, wortel rusak, layu, dan tidak bisa dijual. Seharusnya bisa dijual Rp1,5 juta," ujarnya, Rabu (23/10).
Sementara itu aktivitas belajar mengajar libur. Seluruh siswa mengungsi karena gedung sekolah rusak. Para guru dibantu personel TNI AD membersihkan debu di ruang-ruang kelas dan memperbaiki atap kelas. Guru kelas 6 SD Negeri Tulungrejo 03, Nurul Aini mengatakan proses belajar mengajar diliburkan sampai situasinya benar-benar normal.
"430 siswa di pengungsian sejak Minggu (20/10)," ujarnya.
Nurul bersama guru lainnya, Adinda Dewi, Widodo, Katim dan Dipto kerja bakti membersihkan ruang kelas.
"Anak-anak banyak yang mengalami gangguan saluran pernapasan, diantaranya Yulian, Ririn dan Heleni," kata Nurul.
Sedangkan personel Batalion Zeni Tempur 10 Kostrad/Pasuruan terlihat memperbaiki kerusakan atap sekolahan setempat. Sebanyak 32 personel memperbaiki fasilitas umum.
"Rencananya tugas 10 hari di daerah bencana," tutur Komandan Regu Sersan Satu Sahala Sitanggang.
baca juga: Dampak Ledakan BBM, Sawah di Cimahi Tercemar Minyak
Sejauh ini situasi kondusif di Desa Sumberbrantas. Angin berhembus normal, cuaca cerah. Jaringan listrik dan telekomunikasi sudah pulih sekitar 90%. Jumlah pengungsi menurun, semula sejak bencana melanda desa pada Minggu (20/10), tercatat sebanyak 1.216 orang. Terakhir jumlahnya menjadi 668 orang. Warga berinisiatif meninggalkan pengungsian untuk membersihkan rumah masing-masing. Hasil koordinasi BPBD bersama instansi terkait dan warga telah disepakati untuk melaksanakan pemulangan pengungsi sejak Selasa (22/10) sore.(OL-3)
Hujan deras dan angin kencang melanda Bangka Belitung, merusak puluhan rumah dan menumbangkan pohon. Seorang mahasiswi terluka akibat tertimpa pohon.
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Hasil pengamatan BMKG memperlihatkan sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudra Laut Cina Selatan, perairan utara Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Jawa, Laut Sulawesi
ARUS lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung mengalami kemacetan akibat pohon tumbang di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved