Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem Provinsi Jawa Barat menargetkan lima kemenangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan digelar secara serentak.
Kabupaten Cianjur, Ban-dung, Sukabumi, Indramayu, dan Tasikmalaya ialah daerah yang diincar untuk menempatkan kader-kader partai pimpinan Surya Paloh tersebut untuk duduk sebagai kepala daerah.
Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jawa Barat, Saan Mustopa, mengatakan di daerah-daerah itu, NasDem memiliki kader yang sangat layak untuk diusung. Bahkan, menurutnya, pejabat Bupati Cianjur saat ini adalah kader NasDem yang diusung pada Pilkada Bupati Cianjur 2015.
Selain memiliki kader potensial, di daerah-daerah tersebut, NasDem memiliki raihan kursi yang signifikan, sehingga pihaknya semakin percaya diri untuk mengusung calon kepala daerah di sana.
"Kita ingin ada kader NasDem yang menjadi kepala daerah, minimal wakil bupati supaya NasDem bisa mewujudkan gagasan-gagasan politik di daerah-daerah tersebut," kata Saan di kantor DPW Partai NasDem Provinsi Jawa Barat, Bandung, kemarin.
Saat disinggung tentang nama-nama yang akan diusung, Saan menyebut empat nama yang sudah dikenal. Mereka ialah Herman Suherman (pejabat Bupati Cianjur), Agus Yasmin (Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bandung), Dadang Rusdiana (anggota DPR RI), serta Syahrul Gunawan dan Olla Ramlan yang keduanya merupakan artis nasional.
"Kita punya banyak setok kader internal yang punya kemampuan memadai," katanya. Sebagai informasi, Partai NasDem Provinsi Jawa Barat, pada 23 September hingga 23 Oktober 2019, secara resmi membuka pendaftaran calon kepala daerah untuk Pilkada 2020.
Tanpa mahar
Di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), NasDem juga mulai membuka pendaftaran bagi bakal calon kepala dae-rah. Ketua DPW Partai NasDem Kalteng, Faridawaty Darlan Adjeh, menegaskan para calon yang akan maju dari partai tersebut tidak akan dikenai biaya atau yang dikenal dengan mahar.
"Kita tidak akan memungut biaya apa pun atau tanpa mahar. Bahkan, saat pendaftaran kita akan siapkan materai untuk tanda tangan blanko," ujarnya. Dalam pilkada Kalteng 2020 mendatang, terdapat dua agenda, yakni pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati Kotawaringin timur.
Faridawaty menjelaskan, untuk penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati Kotawaringin Timur, akan diseleksi tim pemenangan Partai NasDem yang diketuai Nawawi.
Hal yang sama juga berlangsung di Balikpapan, Kota Palu Sulawesi Tengah, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dan di wilayah lainnya di Tanah Air.
"Instruksinya tegas dari Ke-tua Umum Surya Paloh, bahwa dalam proses penjaringan ini, seluruh struktur dan kader partai dilarang melakukan pungutan atau menerima mahar dalam bentuk apa pun," tegas Ketua DPD NasDem Balikpapan yang juga menjabat wali kota, Rizal Effendi. (SS/TB/RD/JL/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved