Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Banyumas, Jawa Tengah, memastikan bakal menjerat Deni Priyanto, 37, tersangka pelaku mutilasi dengan ancaman hukuman mati. Warga Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, itu sudah mengaku membunuh dan memutilasi kekasih gelapnya, yakni KW, 51, seorang PNS, warga Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kapolres Banyumas Ajun Komisaris Besar Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, pihaknya menjerat pelaku dengan ancaman hukuman mati sesuai pasal pembunuhan berencana. "Dari pemeriksaan terhadap tersangka, yang bersangkutan telah merencanakan untuk melakukan pembunuhan. Salah satu motifnya adalah ingin menguasai harta benda milik korban."
Korban juga diketahui sudah mentransfer dana sebesar Rp25 juta kepada pelaku. Penyidik sudah menyita sejumlah barang bukti, di antaranya tiga mobil dan palu yang digunakan untuk menghabisi korban.
Deni mengaku membunuh kekasih gelapnya itu karena korban meminta kembali uang Rp25 juta dan minta dinikahi secara siri. Aksi pembunuhan dilangsungkan di sebuah rumah indekos di Kota Bandung. Di lokasi yang sama, korban dimutilasi.
Setelah melakukan aksi, pelaku membawa tubuh yang sudah dimutilasi ke rumahnya di Banjarnegara. Potongan tubuh korban dibakar dan kemudian dibuang ke dua lokasi, yakni di Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas, dan di Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kebumen. (LD/N-2)
Polda Metro Jaya ungkap motif pembunuhan AH yang jasadnya disimpan dalam freezer di Bekasi. Pelaku DS dan S nekat membunuh karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polda Metro Jaya tangkap dua rekan kerja yang membunuh dan memutilasi AH di dalam freezer kios ayam geprek Bekasi. Motif pelaku karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polisi masih mendalami peran dua terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi pegawai ayam geprek di Bekasi. Jasad korban ditemukan dalam freezer.
POLDA Bali terus melakukan penyidikan terhadap kasus penculikan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina berinisial IK (28).
Sebagian besar jenazah Palestina menunjukkan tanda penyiksaan yang jelas, termasuk lubang peluru yang ditembakkan dari jarak dekat, memar, dan tanda-tanda mutilasi.
Para arkeolog menganalisis tulang belulang 82 orang yang dikuburkan ke dalam lubang-lubang antara tahun 4300 hingga 4150 sebelum masehi (SM) di Prancis Timur Laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved