ABRASI terjadi di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Di salah satu desa, lapangan bola sampai hilang tidak berbekas lagi.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Fakhrudin, di Tangerang, Rabu (8/4), mengatakan abrasi terus meluas tiap tahun dan terparah berada di Desa Marga Mulya dan Desa Ketapang.
"Salah satu solusi terbaik mengatasi abrasi yakni dengan penanaman pohon bakau," kata dia.
Fakhrudin mengatakan, dalam suatu kunjungan kerja ke kawasan pantai utara, warga menyampaikan keluhan tentang abrasi itu.
Bahkan tanaman palawija seperti kelapa dan buah-buahan lain hanyut diterjang abrasi dan permukaan lahan sudah berubah menjadi laut.
Dia khawatir lahan pertanaman penduduk dan rumah-rumahnya bisa lenyap.
Sementara itu, Camat Mauk, Tangerang, Heru Ultari mengatakan usulan warga dalam musrenbang setempat pada 2015 sebesar Rp14,7 miliar untuk membangun infrastruktur jalan.
Namun, untuk tahun mendatang, jumlah yang diusulkan Rp21,1 miliar termasuk pembangunan tanggul agar permukiman nelayan tidak diterjang abrasi.