Nelayan Takalar Mulai Melaut Usai Lebaran

Antara
08/6/2019 19:00
Nelayan Takalar Mulai Melaut Usai Lebaran
Ilustrasi: Warga mengambil ikan yang terdampar di pantai kampung Jawa, Banda Aceh, Aceh, Rabu (29/5)(ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

NELAYAN yang berdomisili di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kini mulai melakukan aktivitas melaut pascaabsen mencari nafkah sejak H-1 lebaran hingga dua hari pasca Idul Fitri 1440 Hijriah. "Tadi (Sabtu) kami sudah mulai keluar memancing pukul 02.00 dini hari dan kembali jam 10.00 pagi," ungkap seorang nelayan, Daeng Sija yang ditemui di Rumah Makan nelayan Galesong, Kabupaten Takalar, Sabtu.

Ia mengaku, meski dirinya telah melaut, namun masih lebih banyak yang tinggal dan belum beroperasi kembali karena cuaca yang cukup mendung sejak kemarin, Jumat (7/6). Selain itu, umpan untuk menangkap ikan dengan pancing masih terbilang sedikit sehingga masih lebih banyak nelayan yang memilih mulai melaut pada akhir pekan besok, Minggu 9 Juni 2019. "Kemungkinan besok lebih banyak yang baru turun melaut, biasanya banyak cari ikan pada hari Minggu karena ada banyak acara keluarga," ungkapnya.

Dari seratusan perahu, tambahnya hanya sekitar 30-an saja yang turun melaut, itupun hasil tangkapannya terbilang masih terbatas karena tidak adanya umpan. Akibatnya, harga ikan terbilang meninggi dibanding hari-hari biasanya. Seperti jenis ikan katombo yang seringkali  dijajakan Rp35 hingga 50 ribu per tusuk (10 ekor), kini dihargai Rp70 hingga 85 ribu. Sementara ikan sunu hanya dibanderol Rp40 hingga 60 ribu per tusuk, kini dijual seharga Rp70 hingga 100 ribu. (M-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya