Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENSTABILKAN harga beras, Bulog Sub Divisi Cirebon terus menggelontorkan beras ke sejumlah pasar tradisional. Bulog menjadmin ketersediaan beras aman hingga lebih dari setahun.
Kepala Sub Divisi Bulog Cirebon, Dedi Apriliyadi, menjelaskan jika hingga kini mereka masih melakukan penggelontoran beras ke pasar-pasar tradisional.
"Kami masih menggiatkan program ketersediaan pasokan stabilisasi harga pasar (KPSH)," ungkap Dedi, Rabu (1/4).
Program KPSH ini menurut Dedi sesuai dengan surat edaran dari menteri perdagangan dengan tujuan menjaga ketersediaan pasokan di pasaran dan menjaga agar harga beras tidak tinggi.
Sebanyak 20 ribu ton beras menurut Dedi sudah mereka gelontorkan ke sejumlah pasar di 4 kota dan kabupaten yang menjadi wilayah kerja Bulog Sub Divisi Cirebon. Penggelontoran terbesar beras medium dan premium oleh Bulog Sub Divisi Cirebon terjadi pada Januari dan Februari lalu karena saat itu belum ada panen.
"Sekarang di beberapa daerah sudah banyak panen, tapi kami masih tetap melakukan penggelontoran beras ke pasar," ungkap Dedi.
Saat ini, lanjut Dedi, harga beras masih relatif stabil. Jika pun naik, pihaknya siap untuk menstabilkan kembali karena stok mereka saat ini sudah mencapai 53.500 ton.
"Kurang lebih mencukupi 13 hingga 15 bulan ke depan," ungkap Dedi.
Baca juga: Jelang Ramadan, TPID di Jateng Pantau Pergerakan Harga
Bahkan menurut Dedi, saat ini mereka sudah cukup banyak melakukan penyerapan gabah dan beras milik petani.
"Penyerapan kita sudah mencapai 11.700 ton dari prognosis 74 ribu ton," ungkap Dedi.
Selain menggelontorkan beras ke pasar tradisional, Bulog Sub Divisi Cirebon juga bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di 4 kota dan kecamatan untuk melakukan pasar murah Ramadan.
"Sejumlah produk kami gelontorkan. Mulai dari beras, minyak goreng, tepung terigu, telur hingga daging kerbau," ungkap Dedi.
Dengan kegiatan tersebut Dedi berharap masyarakat bisa mendapatkan harga komoditas pangan yang terjangkau menjelang bulan Ramadan.
"Kegiatan terus kami lakukan hingga menjelang Idul Fitri mendatang," ungkap Dedi. (A-5)
Lonjakan harga energi sebagai dampak utama konflik telah mendorong kenaikan biaya logistik dan produksi pangan dunia.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pangan nasional melalui kerja sama ekonomi strategis dengan Tiongkok.
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3) malam.
Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, menjaga kredibilitas fiskal menjadi sama pentingnya dengan menjaga pertumbuhan ekonomi.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Tinjauan langsung penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penurunan harga beras terjadi
MENJELANG perayaan Imlek 2025, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.
Pemerintah melalui Bapanas membangun kios pangan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya sinergis dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved