HINGGA hari kelima, kemarin, pencarian Zaenuri Ahmad, 20, pendaki asal Kabupaten Klaten yang hilang di Gunung Sindoro, di wilayah Temanggung, Jawa Tengah, belum juga ditemukan. Tim SAR gabungan sudah mengerahkan semua kekuatan untuk menyisir semua lereng di gunung itu.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Jawa Tengah Tri Joko Priyono mengatakan, pada hari kelima, pihaknya mengerahkan 250 personil dari SAR Temanggung, SAR Yogyakarta, SAR Salatiga, kelompok pencinta alam, Banser, anggota TNI, dan Polri. "Tim disebar ke beberapa titik untuk menemukan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta itu," kata Tri, di posko pendakian Kecamatan Kledung, Temanggung.
Ia berharap, dengan dikerahkannya seluruh kekuatan ini, Zaenuri Ahmad bisa ditemukan dengan kondisi selamat, meski telah tersesat sejak Kamis (2/4). "Kami mengalami kendala kabut tebal yang menyelimuti lokasi pencarian, tebing yang curam, serta jalan yang licin. Kondisi cuaca juga tidak menentu sehingga menyulitkan pencarian," tandasnya.
Dari Klaten, Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah menerjunkan tim SAR untuk membantu pencarian Zainuri. "Korban adalah anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah Klaten. Kami sudah mengirim dua tim ke Temanggung dan jika belum ditemukan, tim ketiga akan diberangkatkan juga," kata Komandan SAR Muhammadiyah Klaten Firdaus.
Korban mendaki bersama enam rekannya. Namun, ia meninggalkan rombongan dan mendaki seorang diri. Korban diduga tersesat. (TS/JS/N-3)