Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Cirebon, Jawa Barat, mempersilakan kabupaten tetangga untuk menggunakan aplikasi wisata yang sudah mereka miliki. Bahkan, mereka juga bersedia membimbing daerah tetangga agar pariwisata di Cirebon Raya bisa berkembang pesat.
Aplikasi wisata yang dikembangkan Kota Cirebon dikenal dengan nama Wisata Kota Cirebon (Wistakon). Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon Iing Daiman menjelaskan bahwa wacana penggunaan aplikasi Wistakon digunakan bersama-sama dengan daerah lainnya di Cirebon Raya berasal dari pimpinan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) beberapa waktu lalu.
“Mereka berharap aplikasi Wistakon dipakai bersama-sama untuk wilayah Cirebon Raya,” ungkap Iing, Jumat (22/3).
Sebagai pemilik aplikasi, DKIS Kota Cirebon, menurut Iing, tidak keberatan karena sesungguhnya konsep pengembangan dan promosi pariwisata saat ini jangan dijadikan ego sektoral atau kedaerahan.
“Jadi tinggal berbagi atau saling melengkapi konten saja,” ungkap Iing.
Dari Jawa Tengah, pelaku desa wisata di Purbalingga dapat memanfaatkan jaringan internet untuk memasarkan homestay. Selama ini belum banyak pengelola homestay menjual dan mempromosikan bisnis mereka secara berjejaring.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa di Dieng Banjarnegara, Alif Faozi, mengatakan seharusnya dalam menjual homestay melalui jejaring khusus internet.
“Homestay tidak akan bersaing dengan hotel karena pendekatannya berbeda. Kalau homestay, pelayanannya seperti kerabat sendiri. Antara tamu dan pemilik berinteraksi,” jelas Alif.
Desa wisata di wilayah itu mendapat perhatian khusus dari mahasiswa doktoral UGM, Bakri. Bakri menyimpulkan dalam penelitiannya bahwa mengelola desa wisata tidaklah mudah. Namun, ada kisah sukses pengelolaan desa wisata di Dieng Kulon yang bisa menjadi contoh pengembangan desa wisata di Indonesia.
Bakri mencontohkan tradisi potong rambut gimbal di Dieng Kulon menjadi daya tarik wisatawan sejak dahulu hingga sekarang. “Tradisi itu ditunggu-tunggu wisatawan,” ujarnya.
Pengembangan destinasi
Pada bagian lain, sejumlah daerah terus menggenjot kunjungan wisatawan ke daerah-daerah. Seperti di Nusa Tenggara Timur, menonton cetacean (mamalia laut) di Taman Nasional Perairan Laut Sawu bisa menghasilkan omzet miliaran rupiah dalam setahun.
Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Ikram Sangadji mengatakan pihaknya sedang mendorong pemerintah daerah agar potensi tersebut bisa digarap.
“Kalau tidak dijadikan uang, buat apa kawasan ini kita jaga. Kita jaga bukan hewan, melainkan ekosistemnya,” katanya
Dari Kabupaten Semarang, Candi Gedongsongo yang terletak di lereng Gunung Ungaran masih menjadi magnet untuk menyedot wisatawan. Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 500 ribu orang dengan didukung Festival Gedongsongo selama empat hari.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih, mengatakan Festival Gedongsongo digelar pada 21-24 Maret dalam rangka HUT ke-498 Kabupaten Semarang. Adapun Festival Gedongsongo menyajikan berbagai kesenian daerah yang digelar di pelataran Candi Gedongsongo. (LD/PO/AU/AS/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved