Pupus Monopoli, Bangun Pangkalan Rumput Laut

MI
07/4/2015 00:00
Pupus Monopoli, Bangun Pangkalan Rumput Laut
(Antara/Lintang Nusa)
MENTERI Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti minta Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, membangun pangkalan pendaratan rumput laut guna memutus monopoli.

Susi mengatakan itu menangapi keluhan seorang pengusaha rumput laut bernama Urbanus di sela-sela kunjungannya di Dusun Hangaroru, Desa Tana Manang, Kecamatan Pahungalodu, Sumba Timur, kemarin.

Urbanus mengatakan ia dilarang membeli rumput laut langsung dari petani seharga Rp9.000/kg. Di sisi lain, ada perusahaan milik pemerintah daerah diberi akses sampai ke petani. Pengusaha itu kemudian menjual rumput laut ke pengusaha lainnya seharga Rp12.000/kg.

Menurut Susi, pangkalan pendaratan rumput laut tersebut sama seperti pangkalan pendaratan ikan (PPI). "Seluruh petani boleh membawa rumput laut ke situ untuk dilelang," kata Susi. Dengan begitu, ia yakin monopoli harga rumput laut tidak terjadi lagi.

Kunjungan Menteri Susi ke Sumba Timur tersebut untuk melakukan panen raya rumput laut sebanyak 20 ton di desa tersebut. Susi malah nekat berenang sekitar lima meter dari pesisir pantai untuk bertemu dan berdialog dengan petani rumput laut. Susi minta warga terus melakukan budi daya rumput laut untuk mendongkrak pendapatan keluarga.

Di Sumba Timur, saat ini di sudah berdiri pabrik rumput laut yang mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi sebelum dikirim ke Jakarta, Malang, Surabaya, dan Mataram. "Kapasitas produksi pabrik 6 ton per haribahan mentah," kata Bupati Sumba Timur Gideon Mbilijora.

Di Palabuhanratu, Jawa Barat, sedikitnya 31 lokasi sentra nelayan terpadu atau sekitar 100 kampung nelayan, tahun ini ditargetkan akan menjadi lokasi digulirkannya program Seribu Kampung Nelayan Mandiri Tangguh Indah dan Maju (Sekaya Maritim).

"Intinya, program ini untuk memajukan usaha nelayan kecil," kata Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Gellwynn Yusuf saat memberikan sambutan dalam acara peringatan syukuran nelayan di Palabuhanratu, kemarin. (PO/BB/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya