Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA buruk disertai angin kencang dan hujan deras terjadi di beberapa daerah di Tanah Air. Di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, seorang anak tewas akibat hanyut terbawa arus sungai. Pihak berwenang meminta masyarakat mewaspadai turunnya hujan lebat.
Yusar, 8, warga Dusun Karanganyar RT 11 RW 04 Kelurahan/Kecamatan Cigugur, tewas terbawa derasnya arus sungai. Kejadian bermula saat Yusar pulang sekolah, kemarin, sekitar pukul 11.15 WIB. Saat itu hujan turun dengan derasnya. Tiba-tiba Yusar terpeleset ke sungai kecil yang debit airnya deras. Ia pun hanyut terbawa derasnya air sungai.
“Setelah dilakukan pencarian, Yusar berhasil ditemukan sejauh lebih kurang 200 meter dari titik terpeleset,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin. Yusar ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 11.30 WIB.
Angin puting beliung dikabarkan juga menerjang empat desa di dua kecamatan, di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Empat desa itu antara lain Desa Talaga dan Kambingan Timur, Kecamatan Saronggi, serta Desa Poreh dan Tarogan, Kecamatan Lenteng. Selain menyebabkan banyaknya pepohonan yang tumbang, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sedikitnya 11 keluarga harus mengungsi karena rumah mereka belum bisa ditempati. Mereka mengungsi di musala dan madrasah atau menumpang di rumah tetangga serta balai desa.
“Angin kencang tidak berlangsung lama. Hanya hembusannya yang sangat kencang dengan suara yang menderu menyebabkan pohon tumbang dan bangunan rusak,” kata Subianto, warga Desa Tarogan.
Hujan deras disertai angin kencang juga melanda Kota Padang, Sumatra Barat. Sejumlah pohon bertumbangan pada Minggu (10/3) dan hingga kemarin siang hujan deras juga terus mendera kawasan Kota Padang.
Beberapa pohon yang tumbang sempat menutup akses jalan utama di Kota Padang seperti simpang lampu merah samping BTN Ujung Gurun dan menimpa kabel telepon. Sejumlah titik di Kota Padang digenangi air akibat hujan yang turun dalam dua hari ini. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga 13 Maret nanti, potensi hujan di kawasan Sumatra Barat cukup tinggi.
Masih lumpuh
Memasuki hari kelima pascabencana dan longsor di Manggarai Barat, sejumlah aktivitas lalu lintas masih lumpuh total. Sejumlah transportasi tidak bisa beroperasi ke berbagai wilayah di Pulau Flores.
Untuk bepergian, warga setempat harus berjalan kaki melintasi gunung dan perbukitan hutan serta ruas jalan yang ditimpa longsor sejauh kurang lebih 35 km. Sabinus Tasni, salah seorang pengguna jalan dari arah barat Pulau Flores, mengaku berjalan kaki dari Labuan Bajo menuju Culu dan ke daerah lainnya harus melintasi sejumlah titik material longsor setinggi lebih dari 30 meter.
Sabinus menyebutkan baru 4 titik longsor yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan. Menurutnya, meski pemerintah daerah bekerja keras melakukan evakuasi longsor, membutuhkan waktu yang cukup untuk membenahi luas jalan itu. “Saya perkirakan butuh waktu dua hingga lima bulan baru kondisi luas jalan itu bisa dilalui angkutan darat,” katanya.
Sebelumnya, Ovan Adu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manggarai Barat menyebutkan pihaknya butuh waktu bulanan mengingat kondisi medan yang cukup berat dan longsoran tanah menutup ruas jalan termasuk lima titik jembatan rusak berat. (MG/FL/YH/JL/UL/BB/RS/YK/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved