KEK Pariwisata Mudahkan InvestasiĀ 

(LN/BB/N-2)
08/3/2019 23:00
KEK Pariwisata Mudahkan InvestasiĀ 
(ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

PEMERINTAH serius membangun dan meningkatkan geliat pariwisata di wilayah Indonesia Timur. Asisten Deputi Bidang Investasi Kementerian Pariwisata, Hengky Manurung, menyampaikan hal itu dalam acara Forum Pariwisata Australia-Indonesia Timur di Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin. Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Gold Coast, Queensland Australia, Tom Tate. 

Salah satunya menetapkan status kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata di daerah potensial. Tujuannya agar investor lebih mudah menanamkan modal. “Saat ini di kawasan timur telah ditetapkan dua KEK pariwisata, yakni Mandalika di Lombok Nusa Tenggara Barat dan Morotai Maluku Utara. Ke depan bakal ditambah tiga KEK lain, yaitu Kepulauan Selayar di Sulawesi Selatan, Kupang Nusa Tenggara Timur, dan Misool di Papua Barat,” kata Hengky. 

Dengan berstatus KEK, dia berharap pengembangan destinasi lebih terarah sehingga menambah jumlah wisatawan mancanegara berwisata ke wilayah timur Indonesia. 

Sebelumnya, Tom Tate berbagi pengalaman bagaimana Kota Gold Coast sebagai salah satu kota wisata kelas dunia di wilayah timur Australia, apalagi penduduknya hanya 487 ribu jiwa.

Menurut Tom, setidaknya ada tiga poin utama mengapa Gold Coast jadi favorit bagi wisatawan. Pertama, warga Gold Coast mampu menawarkan kepada dunia berbagai destinasi menarik. Salah satu yang paling digemari ialah keindahan pantainya. “Kedua ialah keramahan dan ketiga, kotanya mampu menciptakan ciri khas sendiri sembari terus membangun berbagai atraksi yang membuat orang tertarik datang,” kata Tom Tate. 

Bentangannya mulai dari Kecamatan Agrabinta, Kecamatan Sindangbarang, hingga  Kecamatan Cidaun. “Potensi pantai dan laut di selatan Cianjur bisa kita kembangkan lagi menjadi objek wisata untuk  menggaet wisatawan,” kata Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Jika potensi wisata alam itu ditata dan dikembangkan, ia yakin sektor pariwisata akan mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Saat ini Pemkab Cianjur menargetkan PAD pariwisata sebesar Rp20 miliar per tahun. (LN/BB/N-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya