Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pendidikan Provinsi Sumatra Utara menyatakan daerah-nya sudah siap untuk melaksanakan ujian nasional pada tahun ini. Namun, mereka memastikan belum mampu menerapkan sistem ujian nasional berbasis komputer (UNBK) secara keseluruhan.
Kepala Dinas Pendidikan Pro-vinsi Sumut, Arsyad Lubis, mengungkapkan, sampai 11 Februari 2019, sekolah jenjang SMP tercatat menjadi yang terbanyak belum mampu menerapkan UN-BK.
Jumlah SMP di Sumut yang sudah mampu menyelenggarakan UNBK baru 80%.
Dengan demikian, Sumut gagal mencapai target penerapan UNBK karena secara nasional dipatok sebesar 85% untuk jenjang SMP. Kegagalan target juga terjadi pada jenjang SMA, SMK, paket C dan paket B, yang penerapan UNBK keempat jenjang ini diproyeksikan 100% secara nasional pada tahun ini.
Menurut Arsyad Lubis, dua kendala utama yang mengakibat-kan belum semua sekolah di daerahnya mampu menyelenggarakan UNBK tahun ini, yakni ketersediaan listrik dan jaringan internet, terutama di Kepulauan Nias.
“Kalau mau (UNBK) menum-pang di sekolah lain, tidak ada sekolah lain yang berjarak dekat. Kalau dipaksakan menumpang, akan memakan biaya perjalanan yang besar untuk anak-anak murid,” dalih Arsyad, Kamis (7/3)
Pihaknya, jelas dia, sedang mempertimbangkan sejumlah pilihan solusi, salah satunya dengan melaksanakan ujian secara offline. Mekanismenya, soal-soal ujian akan dikirim melalui surat elektronik (surel/e-mail) kepada unit Disdik di daerah dan mereka yang mendistribusikannya ke sekolah-sekolah yang belum mampu UNBK.
“Kami juga mempertimbangkan pelaksanaan UNBK di atas kapal, khususnya di Nias Selatan. Kami akan mengajak pihak Telkom dan PLN untuk membahas pemecahan kedua masalah itu,” tandasnya. (YP/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved