Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) merekam progres pembangunan Bendungan Leuwikeris yang terletak di Ciamis dan Tasikmalaya, Jawa Barat, sudah mencapai 36,7%.
Bendungan itu ditargetkan rampung dan bisa diairi pada 2021 mendatang.
Bendungan Leuwikeris diproyeksikan memiliki kapasitas tampung 81,44 juta meter kubik dan mampu mengairi jaringan irigasi sawah di Daerah Irigasi (DI) Lakbok Utara seluas 6.600 hektare (ha) dan DI Manganti seluas 4.616 ha.
"Air yang ditampung juga menjadi sumber air baku bagi daerah sekitar yang meliputi Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar dengan kapasitas 845 liter per detik," ujar Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PU-Pera melalui keterangan resmi, Rabu (27/2).
Baca juga: Saluran Limbah Ditutup
Selain untuk mendukung program pertanian, Bendungan Leuwikeris juga berfungsi mereduksi banjir dan menjadi tenaga bagi pembangkit listrik.
Pembangunan bendungan tersebut terbagi menjadi dua paket tiga paket dengan anggaran sebesar Rp1,94 triliun.
Kementerian PU-Pera juga memulai Program Padat Karya Tunai Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi di Setiaratu, Cibereum, Tasikmalaya.
Melalui program itu, masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) diberdayakan untuk melakukan pembangunan jaringan irigasi tersier sepanjang 402 meter yang dikerjakan oleh 20 orang per hari. Saat ini sudah selesai dikerjakan 139,5 meter atau sekitar 30%. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved