Pemprov Jabar Antusias Sambut Mapel Informatika Dihidupkan

Syarief Oebaidillah
26/2/2019 21:55
Pemprov Jabar Antusias Sambut Mapel Informatika Dihidupkan
(ist)

MATA pelajaran (mapel) Informatika atau TIK belum lama ini diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berdasarkan Permendikbud Nomor 35 dan 36 Tahun 2018. Mapel itu dihidupkan kembali guna mengantisipasi revolusi industri 4.0.

Kebijakan baru pemerintah melalui Kemendikbud ini mendapat sambutan positif dan antusias para pegiat pendidikan TIK di berbagai daerah, termasuk Provinsi Jawa Barat. Provinsi ini menggeliat dan gencar mempersiapkan guru dan siswa untuk memperkuat pembelajaran informatika berbasis Science, Technology, Engineering, Art, and Math (STEAM) di sekolah-sekolah.

Dunia pendidikan di Jabar ikut bersemangat mempersiapkan generasi masa depan menyambut era revolusi industri 4.0 melalui pengetahuan-pengetahuan mapel Informatika berbasis STEAM.

"Kami sambut antusias dan bersemangat sebab mapel Informatika atau TIK akan segera menjadi mata pelajaran tambahan di sekolah sekolah kami," kata Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Asep Suhanggan, dalam keterangannya, Selasa (26/2), tentang Pengenalan Mapel Informatika berbasis STEAM di acara Indonesia STEAM Week yang digelar di Aula Disdik Provinsi Jabar, belum lama ini.

Bian Murphy, Direktur Utama Bicara Edukasi yang turut terlibat memperkenalkan mapel ini kepada siswa dan guru bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI), mengutarakan, untuk mencapai tujuan dari mapel ini, sosialisasi digencarkan kepada para pendidik juga kepada siswa.

Baca juga: KLHK-Cifor Kerjasama Riset Dukung Kebijakan Korektif Kehutanan

"Untuk sosialisasi kepada guru kami lakukan melalui program STEAM tropper guna menumbuhkan master-master trainer STEAM di setiap daerah, sedangkan untuk siswa melalui Olimpiade Nasional Robotik dan pemrograman yang acara finalnya digelar Mei 2019 mendatang," ungkap Bian.

Dia berharap roadshow yang dilakukan Bicara Edukasi ke sejumlah daerah dalam menyosialisasikan mapel Informatika dapat membantu pemerintah pusat dan pemerintah daerah memajukan pendidikan di Tanah Air.

Praktisi Pendidikan Abad 21, Indra Charismiadji, yang berpartisipasi aktif pada roadshow tersebut, di hadapan para guru dan siswa memaparkan pentingnya materi Informatika dan TIK di era 4.0. Dia juga menjelaskan tentang berkembang dan berpikir secara HOTS (Higher Order Thinking Skills).

"Selain itu juga bagaimana menerapkan proses pembelajaran 4C, yaitu communication, collaboration, computational thinking, and creative," ungkap Indra yang kerap tampil di sejumlah stasiun televisi mengulas masalah pendidikan abad 21.

Indonesia STEAM Week 2019 di Jabar ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dewi Sartika. Dewi mengapresiasi roadshow Bicara Edukasi itu. Menurut dia, peningkatan dan pemahaman pengetahuan guru sangat dibutuhkan dalam memajukan guru-guru di wilayahnya.

"Kami sangat senang dengan kegiatan ini karena memberi wawasan dan pengetahuan bagi guru-guru kami, maka penting sekali dilaksanakan pelatihan secara intensif di seluruh wilayah kabupaten di Jawa Barat," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya