7 Kurir Ditangkap, 10 Kg Sabu Terkuak

DW/YH/N-3
25/2/2019 03:00
7 Kurir Ditangkap, 10 Kg Sabu Terkuak
(Ist)

KEPOLISIAN Daerah Sumatra Selatan menyita 10 kilogram narkoba jenis sabu dari tujuh kurir. Mereka ditangkap di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Ketujuh kurir itu ialah Novall, 25, Dedeh, 25, Dicky, 20, Asep, 29, Chandra, 24, Ribut Hariyanto, 49, dan Rizki, 27. Seluruhnya warga Bandung, Jawa Barat.

“Penangkapan jaringan asal Bandung ini bermula setelah tertangkapnya Eka Chandra di Bandara SMB Palembang beberapa hari lalu. Eka kedapatan membawa sabu 2 kg,” kata Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain, kemarin.

Dari pengakuan Eka, polisi langsung melakukan pengembangan. Empat kurir ditangkap berikut 3 kg sabu yang akan dikirim ke daerah Kendari (Sultra) dan Palu (Sulteng).

“Novall, Dedeh, Dicky, dan Asep ditangkap saat berada di Stasiun Kertapatih. ­Mereka mau kabur. Setelah kami kembangkan lagi, ada dua kurir lagi kami tangkap di Ogan Komering Ilir,” kata Zulkarnain.

Kapolda menuturkan, dari hasil pemeriksaan ­sementara, Novall koordinator para anggota jaringan ini. Novall yang mengajak mereka ikut mengirimkan sabu ke berbagai daerah. “Total ada tujuh orang yang kami amankan.”

Dari ketujuh kurir yang ditangkap di Palembang, Zulkarnain menyebut total 5,8 kg sabu gagal beredar. Selain itu, ada pula kartu identitas palsu berupa KTP yang sengaja dipalsukan setiap kali pengi-riman barang.

Sementara itu, Direktur Narkoba Polda Sumsel Kombes Farman mangatakan pihaknya mendapat informasi jaringan Novall dkk membawa total 10 kg sabu. Sayang, kata dia, sebanyak 4 kg sabu itu tenyata sudah dikirim ke Kendari.

“Jadi jaringan ini total mendapat jatah untuk ­mengirim sabu itu 10 kilogram, tetapi mereka bohong sama kami. Setelah diusut ternyata 4 kg sudah dibawa ke Kendari dan sekarang sudah ditangkap. Ketujuh pelaku sudah belasan kali mengirimkan barang haram ini ke berbagai daerah,” tandasnya.

Pihaknya, ungkap Farman, terus mengembangkan kasus ini dan menargetkan bandar di balik ketujuh ku-rir narkoba ini tertangkap. Sudah ada nama yang dikantongi kepolisian. “Kita terus buru bandarnya,” te-gas Farman.

Terpisah, Satuan Rerserse Narkoba Polres Pasaman Barat kembali meringkus dua pemuda pengedar dan pemakai narkoba di kawasan Malasiro, Kenagarian Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, ­Jumat (22/2), yaitu IW, 35, warga Kayu Pasak Nagari Selaras Air, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, dan JEP, 36, warga Malasiro Kenagarian Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat.

Kasatres Narkoba Ajun Komisaris Aleyxi Aubeyddillah, kemarin, mengatakan IW dibekuk tim gabungan Satres Narkoba saat hendak mengantarkan narkoba ke wilayah Malasiro. Dari tangan pelaku disita 1 paket sedang  sabu, 1 ponsel, dan uang Rp35.000. Sabu akan dikirim ke JEP. Tim lalu menangkap JEP dan menemukan 2 paket kecil sabu (0,12 gr), 1 paket kecil ganja (2,1 gr), 1 set alat isap sabu, 1 ponsel lipat, dan 1 timbangan digital. (DW/YH/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya