Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RA, 17, santri korban pengeroyokan mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil Padang setelah dirawat sejak sepekan terakhir.
Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil Padang Gustafianof di Kota Padang, Sumatra Barat, Senin (18/2), mengatakan sejak masuk RSUP M Djamil, RA menjalani perawatan intensif di Ruangan Observasi Intensif (ROI), Instalasi Anestesiologi.
"Dia mengembuskan nafas terakhir sekitar pukul 06.22 WIB," ujar Gustafianof.
Korban merupakan santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Dia mengalami kekerasan oleh temannya sejak Kamis (7/2) hingga Minggu (10/2).
Dan pada Senin (11/2) dini hari, korban dilarikan ke RSUD Padang Panjang hingga akhirnya dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Sejak masuk RSUP, korban dalam keadaan kritis dan tak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal pada Senin (18/2) pagi.
Kasat Reskrim Polres Padang Panjang Iptu Kalbert Jonaidi mengatakan, ke-17 santri menjadi terduga pelaku penganiayaan. "Untuk sementara, kita amankan dulu di Mapolres dan kita akan terus melanjutkan pemeriksaan," tukasnya.
Menurut Kalbert, jika terbukti pelaku bisa dikenakan Pasal 80 juncto 76 C UU N0 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. "Nanti kami akan koordinasi dengan pihak kejaksaan. Apakah akan dimasukkan undang-undang umum atau tidak," ujarnya.
Kalbert menjelaskan, kejadian terjadi di asrama putra lantai 2 blok Muda Nomor 8 dengan ukuran kamar 4x6 meter. Mulanya Kamis (7/2) malam, kemudian berulang pada Jumat malam dan terakhir Minggu. "Namun pada Sabtu tidak ada pemukulan," ujarnya.
"Dugaan sementara, korban mengambil barang-barang milik temannya seperti uang, barang kecil lainnya. Hal ini lantas membuat temannya jengkel," sambungnya.
Saat ini, pihaknya sudah mengamankan barang bukti antara lain, sepatu bot yang diduga dipergunakan kepada korban, dan tangkai sapu yang patah. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved