Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah gencarnya arus informasi di era digital diperlukan kesadaran dan kearifan dalam mengolah informasi. Setiap detik informasi baru kita terima dan sering tidak punya waktu untuk mengolah dan mencernanya. Komunikasi digital berkembang sangat pesat. Siapa yang mampu memanfaatkan sumber daya informasi akan menjadi pemenang dalam berbagai lini.
Hal itu disampaikan oleh Muchlas Rowie dalam Seminar Anti-Hoaks yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (15/2). Para peserta berasal dari Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Bandung, dan beberapa kota lain sekitarnya. Diskusi tentang berbagai isu mengemuka dan berlangsung hangat.
"Akhlak dalam bermedia sosial sangat penting bagi para mahasiswa dan umat Islam pada umumnya. Ada beberapa ayat yang relevan dengan adab kita dalam menggunakan media ini. Misalkan menyangkut muroqobah, bertanggung jawab, azas manfaat, dan selektif menerima informasi," kata Muchlas.
Respons peserta terkait lemahnya literasi, politik berbasis ketokohan, dan tudingan bahwa umat Islam adalah produsen hoaks terbesar dibahas tuntas dalam forum tersebut. Dalam seminar yang dihadiri Ustaz Iman Setiawan Latif, Ketua Pimpinan Persis Wilayah Jawa Barat ini, juga membahas tentang kiat dalam menganalisis hoaks.
Muchlas, yang juga pemimpin perusahaan Monday Media Group, menegaskan bahwa tradisi untuk berpikir kritis perlu ditumbuhkan. Perdebatan publik harus lebih cerdas dan menyangkut isu-isu substansial. Bukan dengan mempersoalkan kelemahan-kelemahan personal apalagi yang menyangkut privasi.
Di tahun politik, isu tentang keislaman dan ibadah kandidat yang akan dipilih dalam Pilpres lebih banyak mendapat perhatian publik daripada isu program dan kebijakan.
"Politik identitas sering dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis. Ketika pesta demokrasi usai, nasib konstituen pun terbengkalai karena tidak terbangunnya konsolidasi demokrasi yang mengarah pada pencapaian tujuan nasional," tandas Muchlas.
Seminar itu juga membahas contoh konkret dalam Social Network Analysis (SNA) yang menjadi salah satu alat dalam menganalisis konten hoaks secara saintifik. Salah satu sumber yang bisa jadi rujukan adalah situs drone emprit. Dengan cara ini, hoaks dapat dibedah secara komprehensif termasuk memetakan top influencer yang terlibat dalam merespons isu tersebut dan bagaimana rekomendasi bagi khalayak dalam menyikapi konten hoaks tertentu.
Pengurus dan pegiat Hima Persis berkomitmen akan proaktif dalam memerangi hoaks, memperkuat tradisi literasi, dan bersinergi dalam membangun jurnalisme positip untuk kepentingan dakwah Islam. Kegiatan yang terkait dengan literasi akan digiatkan di lingkungan organisasi mahasiswa ini. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved