Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN rumah di Kampung Lebakleles RT 02 RW 04, Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terancam longsor. Pasalnya, hujan yang mengguyur wilayah itu sejak Rabu (13/2) malam hingga kemarin siang menyebabkan sebuah tebing setinggi 20 meter longsor. Longsoran tanah ini mengancam puluhan rumah yang ada di bawahnya.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriana, mengatakan longsor terjadi di Kecamatan Salawu menyebabkan warga direlokasi dan meninggalkan rumah mereka dalam keadaan kosong. “Mereka direlokasi dengan didampingi relawan. Memang kondisi tebing tersebut sangat berbahaya jika hujan kembali turun. Tanah bisa kembali tergerus,” kata Ria, Kamis (14/2).
Pergerakan tanah juga terjadi di Dusun Sidakarya, Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan, Banjarnegara, Jawa Tengah, sepekan lalu. Tim dari Badan Geologi Bandung diundang untuk mengecek pergerakan tanah di Dusun Sidakarya.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arif Rahman mengatakan, sampai sekarang belum diketahui hasil dari penelitian yang dilakukan tim Badan Geologi Bandung. “Setelah nanti ada hasil penelitian, BPBD bakal menindaklanjutinya. Apakah masih aman atau bahaya untuk permukiman penduduk. Kami tunggu dulu hasilnya,” jelas Arif, Kamis (14/2).
Menurutnya, selain mendampingi tim geologi, BPBD bersama masyarakat juga telah mengeringkan kolam ikan dan memasang alat deteksi dini manual di lokasi pergerakan tanah. Hingga saat ini masih ada lima keluarga mengungsi karena rumah mereka rusak setelah terjadi pergerakan tanah. Sementara itu, 12 rumah lainnya rusak ringan. Selain itu, gerakan tanah mengakibatkan jalan desa ambles.
Selain longsor, angin puting beliung menerjang Kabupaten Sidarjo, Rabu (13/2) sore. Akibatnya 81 rumah di tiga desa rusak.
Erupsi
Pada bagian lain, Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi kemarin sekitar pukul 04.34 Wita. Dari hasil laporan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan tergolong kecil dan tidak teramati secara kasatmata.
Berdasarkan laporan resmi dari pos pemantau di Kecamatan Rendang, erupsi Gunung Agung tadi pagi memang terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 17 mm dengan durasi 3 menit 40 detik. “Kami juga menerima laporan bahwa teramati sinar api yang terekam di CCTV Bukit Asa, dan ada paparan abu vulkanis yang keluar,” ujar Kepala BPBD Bali, Made Rentin.
Sama halnya di Klaten, BPBD bersama TNI dan Polri mengefektifkan kegiatan patroli ke pos-pos ronda malam karena aktivitas Merapi meningkat. Plt Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Dodhi Hermanu, mengatakan status Merapi masih waspada tetapi warga dilarang beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak gunung.
Kepala BPBD Sumatra Selatan, Iriansyah, menyatakan pemprov sudah siaga menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada 2015, sebanyak 700 ribu hektare lahan terbakar. “Kami tidak ingin terulang kembali karhutla yang luasannya cukup lebar. (UL/LD/DW/JS/OL/HS/YK/BN/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved